Showing posts with label film indonesia. Show all posts
Showing posts with label film indonesia. Show all posts

Review Film Ghost in the Cell (2026)

Review Film Ghost in the Cell (2026)

Menghindari Hantu Pemburu Aura Negatif di Penjara ~

    Hai guys, aku mau mengulas film yang masih tayang di bioskop dan lisensinya sudah terbeli di 86 negara nih, judulnya Ghost in the Cell (2026). Sutradara dan penulis naskahnya adalah Joko Anwar. Sementara pemerannya banyak bahkan kameonya terkenal, ada Abimana Aryasatya, Aming, Yoga Pratama, Arswendy Swara, Lukman Sardi, Dimas Danang, Mike Lucock, Morgan Oey, Endy Arfian, Kiki Narendra, Bront Palarae, Tora Sudiro, Rio Dewanto dan Agus Kuncoro. Film Ghost in the Cell (2026) bercerita tentang hantu yang membunuh para penghuni lapas beraura negatif setelah kedatangan napi baru yang pernah menangani kasus pertambangan nikel di Kalimantan.

Review Film Tunggu Aku Sukses Nanti (2026)

sinopsis review film Tunggu Aku Sukses Nanti (2026)

Nasib Keuangan Menjadi Perbandingan dalam Keluarga Besar ~

    Halo, aku mau mengulas film Indonesia yang rilis Lebaran lalu selain Na Willa dan Pelangi di Mars yaitu Tunggu Aku Sukses Nanti (2026). Dengan mengusung genre drama keluarga ala sandwich generation seperti Home Sweet Loan dan 1 Kakak 7 Ponakan. Sutradaranya Naya Anindita dengan penulis naskah oleh Evelyn Afnilia, produksi PH Rapi Films. Pemeran utamanya ada Ardit Erwandha, yang terkenal dari ajang stand up comedy dan peran pendukung di berbagai film (salah satunya Abadi Nan Jaya). Selain ini, sebelumnya Ardit pernah jadi tokoh utama di film Pesugihan Sate Gagak. Para pemeran dengan berbagai usia, bahkan ada yang senior yaitu Lulu Tobing, Ariyo Wahab, Adzana Ashel, Afgan, Maudy Effrosina, Fita Anggriani, Reza Chandika dan Sarah Sechan. Kameonya juga tidak main-main, ada Sheila Dara dan almarhum Vidi Aldiano loh!

    Film Tunggu Aku Sukses Nanti (2026) bercerita tentang Arga dan keluarganya yang setiap lebaran selalu dibanding-bandingkan rezekinya dalam keluarga besar sang ayah. Karena sudah lelah merasa diri tak berguna, Arga berjuang keras untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu perekonomian keluarga.

Review Film Pelangi di Mars (2026)

sinopsis review film pelangi di mars 2026
Sci-Fi Ramah Anak yang Ceritanya Perlu Ditingkatkan Lagi ~

    Halo, aku mau mengulas film Indonesia yang rilis Lebaran lalu selain Na Willa, yaitu Pelangi di Mars (2026). Dengan genre fiksi ilmiah alias Sci-Fi yang sangat jarang di negara kita, sutradaranya Upie Guava yang menjadikan ini sebagai debutnya di film panjang setelah pernah memproduksi video musik dan dokumenter. Selain itu, Upie menulis naskahnya bersama Alim Sudio dan diproduksi oleh Mahakarya Pictures. Beberapa pemerannya sudah pernah tampil di layar lebar seperti Lutesha (Cinta Tak Seindah Drama Korea dan Bebas) dan Rio Dewanto, ada pula Messi Gusti dan content creator Livy Renata. Film Pelangi di Mars (2026) bercerita tentang masa depan di tahun 2100-an, anak yang lahir di Planet Mars berkebangsaan Indonesia bertualang bersama para robot untuk menemukan batu langka yang bisa memurnikan air di Bumi.

Review Film Na Willa (2026)

sinopsis review film na willa 2026

Mengamati Dunia Melalui Sudut Pandang Anak Perempuan ~

    Halo, selamat Hari Raya Idul Fitri buat kamu yang merayakannya! Nah di bioskop sekarang sedang banyak tontonan keluarga yang bagus-bagus, salah satunya dari PH Visinema yaitu film berjudul Na Willa (2026). Film ini mengadaptasi buku pertama trilogi berjudul Na Willa: Serial Catatan Kemarin karya Reda Gaudiamo, dengan penulis naskah sekaligus sutradara dari film terkenal yang tayang pada Lebaran tahun lalu- Jumbo yaitu Ryan Adriandhy. Terdiri dari para pemeran seperti Luisa Adreena, Irma Rihi, Junior Liem, Freya Mikhayla dan Ira Wibowo yang menyemarakkan cerita. Film Na Willa (2026) bercerita tentang kehidupan sehari-hari gadis enam tahun era 1960-an yang terasa magis di gang daerah Surabaya.

Review Film Abadi Nan Jaya (2025)

Sinopsis dan Review Film Abadi Nan Jaya (2025)

Zombie Indonesia Paling Terniat! ~

    Halo kalian para pencinta film! Apalagi yang menunggu kapan Indonesia bisa bikin film bergenre zombie dengan sangat proper, nah, Netflix baru saja merilis Abadi Nan Jaya atau The Elixir (2025). Karya sutradara sekaligus penulis Kimo Stamboel, bersama Agasyah Karim, Khalid Kashogi ini memiliki beberapa pemerannya yang terkenal di dunia perfilman. Ada Donny Damara (jago akting, pernah berperan jadi waria di Lovely Man), Eva Celia, Mikha Tambayong, Marthino Lio, Dimas Anggara, Claresta Taufan (Badarawuhi di Desa Penari) dan Ardit Erwandha (Tinggal Meninggal). Film Abadi Nan Jaya (2025) berkisah tentang sebuah keluarga tak akur di Yogyakarta yang harus menghadapi keganasan wabah zombie karena jamu awet muda dari perusahaan mereka.

Review Film Tinggal Meninggal (2025)

Sinopsis dan Review Film Tinggal Meninggal (2025)

Komedi Gelap Tukang Bohong di Kantor ~

    Halo! Kalau kamu sering mengeluhkan film Indonesia kok genrenya hanya itu-itu saja, nah, sekarang ada dark comedy yang tersuguhkan di bioskop dengan judul Tinggal Meninggal (2025). Film karya penulis sekaligus sutradara debutan Kristo Immanuel bersama istrinya- Jessica Tjiu ini merupakan produksi Imajinari yang didirikan Ernest Prakasa beserta manajernya Dipa Andika dengan judul-judul terkenal sebelumnya (Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, Cinta Tak Seindah Drama Korea dan Agak Laen).

Review Film Pengepungan di Bukit Duri (2025)

Sinopsis dan Review Film Pengepungan di Bukit Duri (2025)

Pencarian Ponakan Berujung Maut ~

    Halo, aku kembali me-review film yang belum lama ada di bioskop berjudul Pengepungan di Bukit Duri (2025). Film karya penulis sekaligus sutradara Joko Anwar (Perempuan Tanah Jahanam & Gundala) ini sudah lama kutunggu dengan poster dan teaser yang unik, sekaligus menunjukkan Morgan Oey sebagai pemeran utamanya. Selain dia berderet pemain top lainnya seperti Omara Esteghlal, Kiki Narendra, Endy Arfian, Fatih Unru dan Satine Zaneta. Tempo hari aku nyari rekomendasi film, eh ketemu Ulasan Film Sosok Ketiga. Setelah baca artikelnya yang lain, aku jadi suka sama situs itu. Apalagi di sana ada ulasan film dari dalam maupun luar negeri dengan berbagai genre seperti horor, thriller, romance, aksi dan drama.

    Film Pengepungan di Bukit Duri (2025) berkisah tentang seorang guru yang bekerja di banyak SMA untuk menemukan ponakannya, namun dalam pencariannya dia menemukan fakta mengerikan sekaligus bersisian dengan kerusuhan kembali yang dulunya pernah merenggut kebahagiaannya.

Review Film Jumbo (2025)

Sinopsis dan Review Film Jumbo (2025)

Animasi Lokal Petualangan Anak Bersama Gengnya dan Hantu Cilik ~

    Hai... Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi kamu yang merayakannya, pasti senang dong liburan panjang ini ada film animasi karya anak bangsa rilis di bioskop judulnya Jumbo (2025). Dengan sutradara Ryan Adriandhy yang menulis naskahnya bareng Widya Arifianti, film Jumbo memiliki para pengisi suara bertabur bintang di antaranya ada Prince Poetiray, Quinn Salman, BCL, Ariel Noah, Angga Yunanda, Cinta Laura hingga Aci Resti. Aku kagum karena film ini dibuat oleh pemenang kompetisi komika SUCI pertama, Ryan yang turut menggandeng Aci pula. Kebayang kan PH-nya ini Visinema (Mencuri Raden Saleh, 13 Bom di Jakarta dan Home Sweet Loan) yang sering mencoba genre anti mainstream di Indonesia, sekaligus ini buatan komika dan mengikutsertakan 400-an animator lokal. Membutuhkan 5 tahun penantian, film ini benar-benar memuaskanku juga keluarga.

    Film Jumbo (2025) tentang petualangan seorang bocah yatim piatu bertubuh gemuk bernama Don yang berusaha membuktikan dirinya dengan mengikuti pentas, bersama gengnya dan hantu Meri.

Review Film 1 Kakak 7 Ponakan (2025)

Sinopsis dan Review Film 1 Kakak 7 Ponakan (2025)
Mengurus Para Ponakan di Tengah-Tengah Kesulitan Keuangan dan Masalah Percintaan ~

    Hai kali ini aku mau mengulas atau me-review film 1 Kakak 7 Ponakan (2025) atau A Brother and 7 Siblings yang masih tayang di bioskop. Yandy Laurens memegang kursi penyutradaraan sekaligus penulis naskah yang mengadaptasi sinetron jadul tahun 1996 oleh Arswendo Atmowiloto. Sebelumnya Yandy juga menyutradarai film dari Arswendo yang berjudul Keluarga Cemara. Namun yang membuat Yandy makin terkenal di film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film tahun lalu yang meraih 7 Piala Citra FFI. Dengan mengetahui nama ini membuatku penasaran ingin menonton film 1 Kakak 7 Ponakan. Terlebih para pemainnya dari aktor aktris senior, juga dari kalangan muda yang sudah sering muncul di layar lebar seperti Kiki Narendra, Maudy Koesnaedi, Ringgo Agus Rahman, Niken Anjani, Chicco Kurniawan, Amanda Rawles sampai Freya JKT48. Apalagi dari posternya saja telah menunjukkan bagaimana sang pemeran utama duduk di tengah keluarganya yang sedang tertidur sementara dia berjaga sendiri.

Review Film Cinta Tak Seindah Drama Korea (2024)

Sinopsis dan Review Film Cinta Tak Seindah Drama Korea (2024)

Kisah Cinta Segitiga Ketika Berlibur di Negeri Ginseng ~

    Hai kali ini aku mau mengulas atau me-review film Cinta Tak Seindah Drama Korea (2024) atau Love Unlike in K-Dramas yang masih tayang di bioskop. Aku sudah menantikan film ini sejak Ernest dan Meira mengumumkan produksinya. Film ini adalah debutan bagi Meira Anastasia, istrinya Ernest Prakasa, untuk menulis naskah sekaligus menyutradarainya. Untuk film Imperfect terdahulu, Meira selaku penulis naskah bareng suaminya karena cerita berasal dari bukunya yang berjudul sama. Bertaburkan bintang seperti Lutesha, Jerome Kurnia, Ganindra Bimo, Dea Panendra, Anya Geraldine, sampai artis Korea bernama Sung Byoung Sook, terbaca sangat menjanjikan bukan? Nah, film Cinta Tak Seindah Drama Korea (2024) berkisah tentang Dhea yang mendapatkan kejutan berlibur ke Korea bersama dua sahabatnya dari sang pacar, namun malah tak sengaja bertemu dengan cinta pertamanya. Terdengar klise tapi sesuai judulnya, kisah hidup Dhea tidaklah semanis drakor pada awalnya.

Review Film Tebusan Dosa (2024)

Sinopsis dan Review Film Tebusan Dosa (2024)

Ketika Misteri dan Horor Bercampur dalam Kasus Hilangnya Seorang Anak Perempuan ~

    Halo gaes terlebih kamu yang pernah nonton Exhuma, mungkin akan tertarik untuk menonton film Tebusan Dosa (2024) yang masih tayang di bioskop saat ini. Berasal dari produser yang sama (Showbox) dan juga menggarap Kabut Berduri (Palari Films), sutradaranya adalah Yosep Anggi Noen yang menulis naskah pula bareng Alim Sudio. Film ini memiliki beberapa pemeran terkenal seperti Happy Salma dan Putri Marino (The Architecture of Love), plus ada aktor Jepang bernama Shogen (Deathnote Series). Film Tebusan Dosa (2024) berkisah tentang pencarian Wening akan putrinya, Nirmala yang hilang karena hanyut di sungai, namun untuk menemukannya mungkin diperlukan penebusan akan kesalahan-kesalahan di masa lalu. Wening dibantu Tirta, seorang podcaster dan Tetsuya, peneliti asal Jepang untuk menemukan Nirmala.

Review Film Home Sweet Loan (2024)

Sinopsis dan Review Film Home Sweet Loan (2024)

Suka Duka Sandwich Generation dalam Menabung untuk Membeli Rumah ~

    Hai guys terlebih para sandwich generation, film Home Sweet Loan (2024) yang masih tayang di bioskop ini mungkin akan relate dengan kalian. Bahkan walau tidak sama, kita akan bisa bersimpati dengan karakter utama dari film yang diadaptasi dari novel populer karya Almira Bastari berjudul sama. Disutradarai oleh Sabrina Rochelle Kalangie (pernah menggarap Terlalu Tampan dan Noktah Merah Perkawinan) juga menulis naskahnya bersama Widya Arifianti, film ini juga memiliki beberapa pemeran terkenal seperti Yunita Siregar, Derby Romero (Petualangan Sherina 2), Risty Tagor, Ayushita, Ariyo Wahab dan masih banyak lagi. Film Home Sweet Loan (2024) berkisah tentang Kaluna, pekerja kantoran kelas menengah yang menabung untuk membeli rumah karena ingin terbebas dari tekanan keluarga besarnya.

Review Film Kuasa Gelap (2024)

Sinopsis dan Review Film Kuasa Gelap (2024)

Film Eksorsisme Modern dari Gereja Katolik Pertama di Indonesia ~

    Hai, film Kuasa Gelap (2024) atau Dominion of Darkness sejak berita pembuatannya santer terdengar dari tahun lalu, membuatku sangat menunggu dan langsung nonton ketika rilis di hari pertama. Sebagai seorang yang beragama Katolik, aku merasa bangga sekaligus senang, membayangkan bagaimana adegan eksorsis berlatarkan tempat di Indonesia akan hadir dalam bentuk layar besar untuk pertama kalinya. Sejak awal aku tidak menaruh ekspektasi yang banyak setelah melihat trailer-nya. Karena ada beberapa adegan yang mirip dengan film Barat (salib terbalik dalam kamar) plus ada adegan memanggil arwah dengan Jelangkung. Tapi berhubung ini katanya berdasarkan kisah nyata, jadi penasaran juga mau nonton :)

Review Film Kabut Berduri (2024)

Sinopsis dan Review Film Kabut Berduri (2024)

Mengungkap Pelaku Pembunuh Berantai di Perbatasan Kalimantan-Malaysia ~

    Hai, sejak kemunculan trailer-nya di Youtube, film Kabut Berduri (2024) atau Borderless Fog menimbulkan rasa kagum sekaligus deg-degan apakah hasilnya akan bagus. Mengingat ini film Indonesia yang hanya akan tayang di Netflix dengan genre yang hampir nyaris tidak ada sejauh ini, yaitu thriller kriminal dan penuh misteri, dengan tokoh utama seorang wanita manalagi detektif polisi dengan latar di perbatasan Indonesia-Malaysia. Biasanya film orisinal Netflix memiliki cerita-cerita menarik, budget lebih dengan sinematik yang memukau serta jajaran pemeran yang terkenal. Sutradaranya adalah Edwin (dua kali menang Piala Citra dari film Posesif dan Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas), yang juga menulis naskahnya bareng Ifan Ismail, dengan riset oleh Dave Lumenta. Bertabur bintang pula seperti Putri Marino, Yoga Pratama, Lukman Sardi, Yudi Tajudin, Yusuf Mahardika sampai Nicholas Saputra sebagai kameo!

Review Film Heartbreak Motel (2024)

Sinopsis dan Review Film Heartbreak Motel (2024)

Menghadapi Masa Lalu dan Menghindari Toxic Relationship ~

    Halo, sekali lagi ada film Indonesia adaptasi novelnya Ika Natassa yang berjudul Heartbreak Motel (2024) di bioskop. Bulan lalu ada film lain dari Ika dengan judul The Architecture of Love. Sutradara sekaligus penulis naskahnya Angga Dwimas Sasongko, dibantu Alim Studio. Angga juga membuat beberapa film dengan genre berbeda sebelumnya, seperti Mencuri Raden Saleh dan 13 Bom di Jakarta yang kutonton pula di bioskop. Aku percaya dengan dua nama besar ini sampai nonton di hari pertama, plus para pemain utamanya yaitu Laura Basuki, Reza Rahadian dan Chicco Jerikho.

    Film Heartbreak Motel (2024) berkisah tentang seorang artis bernama Ava Alessandra, yang menyamar menjadi housekeeping di sebuah hotel karena sebelumnya telah menyerang pacarnya yang sesama aktor, Reza Malik. Ava bertemu dengan tamu hotel bernama Raga Assad dan perlahan mulai menerima cinta yang baru. Namun dia harus bertindak menghadapi hantu masa lalu semasa kecil, juga terhadap Reza.

Review Film Badarawuhi di Desa Penari (2024)

Sinopsis dan Review Film Badarawuhi di Desa Penari (2024)

Prekuel KKN dengan Alur yang Mirip ~

    Halo aku mau mengulas film Indonesia berjudul Badarawuhi di Desa Penari (2024), yang merupakan prekuel film KKN di Desa Penari (2022) yang mencetak rekor penonton terbanyak lalu. Kali ini sutradaranya digantikan oleh Kimo Stamboel, sementara penulisnya masih sama yaitu Lele Leila. Dibintangi oleh Aulia Sarah (masih sebagai Badarawuhi) serta beberapa pemain muda seperti Maudy Effrosina, Jourdy Pranata, Moh. Iqbal Sulaiman dan Ardit Erwandha, bahkan ada Aming pula. Film Badarawuhi di Desa Penari (2024) menceritakan beberapa tahun sebelum cerita KKN di Desa Penari terjadi, Mila bersama sepupu dan sahabatnya pergi ke daerah itu untuk membuat sang ibu sembuh dari penyakit misterius.

Review Film The Architecture of Love (2024)

Sinopsis dan Review Film The Architecture of Love (2024)

Terapi Luka Batin Penulis dan Arsitek di New York ~

    Halo, aku mau mengulas film Indonesia adaptasi novelnya Ika Natassa berjudul The Architecture of Love (2024). Dengan sutradara Teddy Soeriaatmadja, film ini juga bertabur bintang dengan pemeran utama yang aktingnya tak perlu diragukan lagi- ada Nicholas Saputra dan Putri Marino. Film The Architecture of Love (2024) menceritakan tentang seorang penulis best seller bernama Raia yang kehilangan ide dan mencari inspirasi di New York, lalu bertemu dengan arsitek misterius bernama River. Mereka menjadi dekat, saling melukai juga menyembuhkan karena luka batin di masa lalu.

Review Film Agak Laen (2024)

Sinopsis dan Review Film Agak Laen (2024)

Empat Sekawan Bekerjasama Meningkatkan Jumlah Pengunjung Rumah Hantu ~

    Halo, aku mau mengulas film Agak Laen (2024) yang sejauh ini sudah mencapai 8,8 jutaan penonton di Indonesia (dari akun IG filmnya tgl 14 Maret lalu). Film Agak Laen (2024) bercerita tentang empat sekawan (Oki, Boris, Jegel dan Bene) yang setelah merenovasi rumah hantu milik mereka, mendapati pengunjung pertama meninggal secara tak diduga dan akhirnya mereka berusaha menutupi hal itu dengan berbagai kekonyolan. Sejujurnya film ini sudah dari awal bulan Februari kutonton, tapi baru kuselesaikan ulasannya sekarang karena kesibukan di dunia nyata hahaha.

Review Film 13 Bom di Jakarta (2023)

Sinopsis dan Review Film 13 Bom di Jakarta (2023)

Pertarungan Badan Kontra Teroris, Pendiri Startup dan Peneror Bom Ibukota Negara ~

    Halo, di penghujung tahun 2023 aku menonton film Indonesia dari sutradara terpercaya Angga Dwimas Sasongko sejak garapannya- Mencuri Raden Saleh lalu, kali ini berjudul 13 Bom di Jakarta (2023) atau 13 Bombs. Film ini tayang perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, membawa angin segar di negara kita dengan genre action sejak fenomena The Raid. Dengan beberapa pemeran top seperti Rio Dewanto, Ganindra Bimo, Putri Ayudya, Muhammad Khan, Rukman Rosadi juga tiga artis muda- Chicco Kurniawan, Ardhito Pramono dan Lutesha mampu memperlihatkan potensi dari film ini. Penulisan naskahnya hasil kolaborasi Angga bersama M. Irfan Ramli.

Review Film Budi Pekerti (2023)

Sinopsis dan Review Film Budi Pekerti (2023)

Kasus Viral Perlawanan Guru yang Menghancurkannya Bersama Keluarga ~

    Halo, belum lama ini di bioskop ada pemutaran film Indonesia berkelas dengan kualitas cerita serta penempatan simbolnya terasa seperti film Oscar Parasite, judulnya Budi Pekerti (2023) atau Andragogy. Film ini tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto, kemudian menyabet nominasi 16 kategori di FFI 2023 dengan perolehan kemenangan sebanyak 2 kategori. Dengan keempat pemeran utama yang bukan kaleng-kaleng seperti Sha Ine Febriyanti, Angga Yunanda, Prilly Latuconsina dan Dwi Sasono, juga sutradara sekaligus penulis naskah yaitu Wregas Bhanuteja yang pernah membuat film berkelas lainnya- Penyalin Cahaya.

    Film Budi Pekerti (2023) berkisah tentang video perselisihan seorang guru BK, Prani ketika mengantre di pasar dan menjadi viral di internet. Perkataannya dinilai tak pantas terucap dari seorang guru, sehingga tiap aksi pembelaan dirinya bersama keluarga menjadi bumerang yang perlahan menghancurkan kehidupan mereka yang dulunya berjarak.

POSTINGAN POPULER