Sinopsis Drama Korea Perfect Crown (2026)
Annyeonghaseyo! Kali ini spesial aku membawakan sinopsis lengkap drama Korea berjudul Perfect Crown (2026) yang bisa kamu nonton streaming di platform Disney Plus sebanyak 12 episode. Perfect Crown tayang setiap hari Jumat dan Sabtu, kalau sekarang sudah tamat jadi bisa nonton tanpa merasakan derita ongoing hahaha. Genrenya romcom dengan sentuhan historical fiction, adaptasi dari naskah The 21st Century Grand Prince's Wife yang sempat menjadi pemenang kontes drama MBC 2022 karya Yoo Ah In. Sutradaranya Park Joon Hwa (Because This is My First Life, Alchemy of Souls) dan Bae Hee Young, dengan Yoo Ji Won sebagai penulis naskah.
Bertabur para bintang papan atas dengan 4 pemerannya pernah jadi pemain utama di projek lain, seperti IU (When Life Gives You Tangerines, Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo), Byeon Woo Seok (Lovely Runner, 20th Century Girl), Noh Sang Hyun (Love in the Big City) dan Gong Seung Yeon (Are You Human Too?, Flower Crew: Joseon Marriage Agency).
Drama Korea Perfect Crown (2026) bercerita tentang pernikahan kontrak antara seorang pewaris kaya raya, Hui Ju yang berstatus rakyat jelata dan anak di luar nikah, dengan seorang Pangeran Agung IAn dalam monarki konstitusional fiktif di Korea abad ke-21. Seiring berjalannya waktu mereka menyadari perasaan masing-masing di tengah intrik politik antara kerajaan yang dikuasai Ibu Suri dan kabinet oleh Perdana Menteri Min. Selain drama, ada pula versi web novel yang isinya melengkapi apa yang kurang dari serial ini.
![]() |
| Perfect Crown versi web novel dan drama (dok. NamuWiki & Threads) |
Sinopsis Drama Korea Perfect Crown (2026): Cegil Kaya Raya Mengejar Cinta Pangeran untuk Mendapatkan Status Sosial
Drama Korea Perfect Crown (2026) belatar era abad ke-21 dimana Korea masih menganut sistem monarki konstitusional era modern. Takhta Joseon ceritanya telah berdiri selama 600 tahun dan sekarang fungsinya nyaris seremonial alias simbolis saja. Kekuasaan menjadi kelas dan turun-temurun, seperti sistem kasta dalam masyarakat. Ada pihak kerajaan yang dikepalai Raja berumur 8 tahun, dengan perwalian seorang Pangeran Agung bernama IAn. Ibu Pangeran, Ratu Uihyeon meninggal dunia 20 tahun lalu karena kecelakaan mobil ketika IAn masih kecil. Lebih tepatnya mobil itu kena tabrak truk.
Sebelum kecelakaan, beliau sempat berkomunikasi dengan IAn via HP. IAn sendiri melihat kejadian itu di mobil yang berbeda, hal yang akhirnya muncul dalam mimpi setiap malam. Dia sering terbangun dengan peluh bercucuran karena mimpi buruk. Sementara Raja Huijong meninggal karena serangan jantung 7 tahun setelah kematian istrinya. Lalu kakaknya IAn, Raja Seonjong meninggal 3 tahun lalu karena insiden kebakaran dan istrinya- Yoon Yi Rang menjadi Ibu Suri. Di masa kini, dilaksanakan acara jamuan ulang tahun Raja cilik. IAn datang dengan jubah berburu, sehingga Ibu Suri menyindir pakaiannya yang tidak pantas di acara tersebut.
![]() |
| Yoon Yi Rang dan anaknya menjadi raja serta IAn (dok. Soompi) |
Cinta Lama Sang Pangeran dari Akademi Kerajaan
Seong Hui Ju, putri pendiri Castle Group sekaligus CEO Castle Beauty. Terkenal seperti anjing galak yang cantik dan pintar, namun status sosialnya masih dipandang rendah kemanapun Hui Ju pergi karena dia seorang rakyat jelata dan anak di luar nikah pula. Ketika masih kecil, setelah ibunya meninggal, Hui Ju pergi ke rumah ayahnya yang ternyata sudah punya istri dan anak laki-laki. Melihat kedatangan Hui Ju, istri ayahnya sampai jatuh tak sadarkan diri hingga meninggal. Sejak itu dia hidup di bawah naungan ayahnya yang tegas, tanpa menunjukkan rasa kasih sayang dan lebih mengapresiasi sang kakak.
Bersekolah di akademi kerajaan tahun 2009, Hui Ju yang duduk di bangku kelas 9, dari asrama/ wisma Jujak mendapat peringkat pertama di ujian musim semi. Seringnya dia menyabet berbagai penghargaan, sampai bikin iri seorang cowok bangsawan- Minseok dari wisma Cheongnyong. Hui Ju berusaha menarik perhatian ayahnya dengan rajin belajar, sampai meminta apa yang dibelikan ayah kepada kakaknya. Tak ada pujian, malah dibilang serakah sama ayah sendiri.
Di acara jamuan ulang tahun Raja cilik, Hui Ju turut diundang bersama kakaknya namun tetap berada di posisi duduk paling belakang karena status mereka yang bukanlah bangsawan. Tae Ju, kakaknya itu punya istri berdarah bangsawan bernama Han Da Yeong. Ayahnya mantan menteri kehakiman. Mereka saling mencintai, bahkan Da Yeong rela disindir oleh teman-teman bangsawannya karena menikah dengan lelaki berstatus rakyat biasa. Yah, kalau sekaya Tae Ju masa sih nolak hahaha. Ketika IAn berada di luar untuk melaksanakan tradisi bakar kembang api di atas jembatan (Nakhwa Nori), Hui Ju juga berada di situ dan mereka saling bertatapan.
![]() |
| Hui Ju semasa SMA dan dewasa berjumpa IAn lagi (dok. Soompi) |
Hui Ju Masih Ingat Masa Lalunya dengan IAn di Sekolah
Perdana Menteri Min Jeong Woo adalah teman Hui Ju sedari sekolah, begitu pula dengan IAn. Ketika acara itu, PM Min datang dengan baju bangsawannya. Dia menyapa Hui Ju, lalu ajudannya IAn, Choi membisikkan sesuatu ke telinganya. Ternyata IAn mau berbicara dengan PM Min di area yang sepi, mengemukakan niat Ibu Suri yang selalu menyuruhnya untuk cepat menikah. Tujuannya agar IAn yang populer di mata masyarakat, cepat keluar dari istana sehingga tidak mengganggu stabilitas posisi sang anak. IAn menakut-nakuti PM Min agar memakai hak vetonya untuk menghentikan tingkah Ibu Suri itu.
Hui Ju kemudian mencari sinyal HP, hingga tak tahu berada di kawasan yang tertutup untuk umum. IAn menegurnya, bertanya kenapa ada di situ, lalu nama dan afiliasinya apa. Hui Ju menjawab kalau dia bukan orang istana, IAn tersenyum sambil menyuruhnya pergi, tindakannya dimaafkan karena gadis itu adalah juniornya. Jelas Hui Ju kaget, lalu tiba-tiba terdengar ledakan dan IAn menyuruhnya agar tetap di situ. Lantas IAn bergegas pergi ke sumber suara.
Aula Junghwajeon kebakaran, Ibu Suri panik sampai menampar pipi IAn hingga luka gores, menuduhnya menginginkan nyawa raja yang lain. Hui Ju yang kemudian tiba di situ sampai kaget melihat sikap si Ibu Suri. Akhirnya Hui Ju pulang didampingi asistennya, nona Do yang di kontak HP-nya diberi nama Dobby hahaha (seketika teringat Harry Potter!). Entah kenapa Hui Ju berjalan keluar istana dengan lesu. Di perjalanan Hui Ju mengingat kenangannya bersama IAn di akademi kerajaan. Kata-katanya pada Hui Ju tadi mengisyaratkan bahwa IAn masih ingat siapa dia, adik kelasnya!
IAn Menolak Permintaan Hui Ju untuk Bertemu
IAn dulu pernah memergoki Hui Ju yang latihan panahan lewat dari jam yang ditentukan. Dia sempat bertanya nama dan aliansinya (asrama) juga, lalu menjelaskan peraturan sekolah yang Hui Ju langgar. Gadis itu gemas dan memberitahu kunci pagar lapangan yang ada padanya hasil curian dari lawan grup yang sebenarnya satu angkatan dengannya. Kelas 9 kan ada batas jam untuk keluar. Betapa herannya dia karena si lawan juga punya akses kunci, bisa sesuka hati datang latihan sementara Hui Ju tidak. Dia juga menyoroti IAn yang punya surat untuk bebas pakai lapangan kapan saja, sama seperti si lawan yang punya privilege. Jadi jangan mengoceh soal pengurangan poin karena melanggar peraturan. Maksudnya begini loh, pantas mereka ada kemungkinan menang nanti karena punya akses latihan di situ, plus jam berapapun latihannya diperbolehkan.
Eh, hari berikutnya IAn mengubah peraturan agar lapangan panahan bisa digunakan kapan saja. Hui Ju yang sempat khawatir karena omongannya pada IAn lalu agak berani, menjadi kaget melihat peraturan itu hahaha. Balik ke masa kini, ayah Hui Ju mendesaknya untuk menikah dan mengirim data para calon suami. Hui Ju gusar karena para lelaki itu levelnya di bawah dia, tidak terlalu kaya dan juga tidak cakep hahaha. Di sisi lain, IAn juga disuruh Ibu Suri untuk menikahi gadis pilihannya sebagai tanda kesetiaan pada dia dan Raja. Hui Ju yang menelepon asisten Do tiba-tiba terpikir suatu ide, bahkan menceritakannya pula. Dia mengajukan permohonan audiensi ke pihak kerajaan untuk menemui IAn. Sayangnya IAn menolak berkali-kali, hingga Hui Ju menyebut diri sebagai adik kelas. Akhirnya diterima untuk bertemu, IAn bahkan tersenyum saat mengatakan hal itu pada ajudan Choi hahaha.
![]() |
| IAn dan Hui Ju semasa sekolah (dok. X & Threads) |
Hui Ju Terus Mengejar IAn Kemanapun Dia Pergi
Semua permintaan bertemu selama IAn cuti itu ditolak, bahkan PM Min. Kabar dia menerima Hui Ju di kediaman pribadinya sampai ke telinga Ibu Suri yang dayangnya ternyata menanamkan mata-mata di sana. Tanpa basa-basi Hui Ju melamar IAn. Dengan kipas besarnya, menyisakan bagian mata IAn menatap Hui Ju. Lalu dia menyorongkan cangkir teh ke arah Hui Ju dengan kipas itu lantas menanyakan apa syaratnya. Hui Ju heran kenapa dia tidak tampak terkejut. Rupanya baru 2 hari sejak IAn menggunakan jubah berburu, sudah puluhan lamaran yang dia terima, sepopuler itu! Lalu IAn menyentuh dagu Hui Ju dengan kipasnya, menanyakan lagi apa syaratnya. Beberapa hal dikatakan Hui Ju termasuk tawaran kontrak dengan batasan waktu kemudian mereka bisa bercerai.
IAn akhirnya menolak karena yang dia butuhkan adalah cinta yang menjadi impian seumur hidupnya hahaha. IAn sampai gereget dan memperhatikan baju yang sementara dipakai, bahkan berpikir untuk membuat baru karena beberapa hari sebelumnya Hui Ju getol muncul dimana-mana. Mengikuti dia dari berkuda, makan sendiri, mengendarai mobil, nonton di bioskop hingga berlari santai. Hui Ju sampai bilang ke IAn kalau akan merebut hatinya hahaha. Hui Ju sempat kencan buta dengan seseorang pilihan ayahnya, tetapi perkataannya membuat si pria gentar (CEO dari drama My Royal Nemesis nih! hahaha). Karena kencan mereka di museum kerajaan, ajudan Choi sempat melihatnya dan melapor ke sang atasan. Dia bahkan mengemukakan pendapat soal bagaimana jika Hui Ju dan Ibu Suri yang berbeda latar belakang diadu hahaha.
![]() |
| Hui Ju melamar dan mengejar-ngejar IAn (dok. trailer Youtube & Soompi) |
Ibu Suri Memergoki IAn dan Hui Ju di Hotel
Sering bermimpi buruk tiap malam, membuat IAn kurang tidur. Sang ponakan memintanya pergi menemani di acara penganugerahan bunga kehormatan untuk para penggiat industri yang terpilih. Hui Ju juga ada di sana dan menerima penghargaan, dengan lucu meminta raja menyematkan si topi di kepalanya. Bahkan bilang rindu ke IAn yang berdiri di samping hahaha. PM Min yang tahu kabar Hui Ju dari media, membawakan bunga dan menemui gadis itu untuk makan bersama.
Tempat acara itu mungkin jauh karena IAn dan Hui Ju menginap di hotel. IAn merasa sakit sehingga lama berbaring, tak mau dibawa ke RS kerajaan karena saudara Ibu Suri banyak di sana. Ajudan Choi tak sengaja berpapasan dengan Hui Ju yang keluar dari lift. Mengetahui IAn sakit, Hui Ju berinisiatif memanggil dokter pribadinya untuk melihat keadaan lelaki itu. Bahkan Hui Ju pergi membelikan makanan untuk ajudan Choi. Ibu Suri datang mendadak, IAn sempat menemuinya dengan jubah mandi sambil menyindir. Tasnya Hui Ju kelihatan di sofa luar, sehingga Ibu Suri sadar ada perempuan dan masuk ke kamarnya IAn. Tertangkap basah deh Hui Ju yang ngobrol dengan IAn hahaha.
Gosip Panas Pangeran Berpacaran dengan Rakyat Jelata!
Esok paginya beredar gosip panas di media bahwa IAn dan Hui Ju nginap di hotel yang sama. Bahkan ada foto-foto lalu di mana mereka berdua ada di arena berkuda dan resto. Dokter yang dipanggil Hui Ju juga terpotret sehingga ada rumor lain yang menyatakan gadis itu mungkin sedang hamil! Ibu Suri menyuruh IAn ke istana untuk membicarakan hal itu. Namun IAn pergi ke kediaman pribadinya dulu dan menyuruh Hui Ju kesana. IAn sempat meminta maaf karena gadis itu terseret dalam skandal. Lalu bertanya apa yang diinginkan Hui Ju. Sekali lagi dia menyatakan keinginannya untuk menikahi IAn, bahkan membawa bunga penghargaan hadiahnya dulu memenangkan laga panahan melawan grup IAn sebagai bentuk lamaran.
![]() |
| Ibu Suri memergoki Hui Ju dan IAn di hotel (dok. Kwavesandbeyond & Mydramalist) |
Lamaran Cegil ala Drama Perfect Crown
Ternyata di laga itu, IAn sengaja kalah karena ada sang ayah- Raja dengan wajah dinginnya (jarang-jarang loh dia muncul di acara sekolah). Dari dulu Raja sering bersikap keras pada IAn, gelarnya selalu diganti tiap dia berprestasi. IAn itu sebenarnya lebih pintar dari kakaknya yang notabene Putra Mahkota. Pernah juga semasa kecil, IAn mencoba baju merah kakaknya, si Raja memergoki dan langsung menamparnya dengan keras.
Hui Ju mengemukakan alasan utamanya ingin menikah dengan IAn agar bisa menaikkan derajatnya, melebihi sang kakak. Dia tak mau kehilangan banyak peluang. IAn akhirnya menerima lamaran Hui Ju dan menyuruh gadis itu bersiap karena dia akan melawan seluruh negeri hahaha. Ya wajar sih, IAn punya banyak penggemar di Korea, kalah Idol mah. IAn mau Hui Ju membentuk opini publik terlebih dahulu, jadi mereka masuk ke istana bareng sambil bergandeng tangan dan diliput banyak media.
Ibu Suri menegur IAn yang terlambat mau membantah skandal, namun lelaki itu malah mengkonfirmasi bahwa semua itu benar. Bahkan hal yang dirisaukan orang semacam hamil di luar nikah tidaklah terjadi. Hui Ju yang menunggu IAn di bangunan lain, rupanya memberi makan ramen pedas pada Raja yang susah tidur. IAn memanggil dayang dan menyuruh mengantarkan Raja ke kamarnya sendiri, tanpa membiarkan dia menghabiskan ramen tadi.
![]() |
| IAn dan Hui Ju dalam laga panahan (dok. X & Threads) |
IAn Memercayakan Tanda Pengenalnya untuk Hui Ju
Hui Ju membukakan kancing hiasan dari lengan baju panjang IAn sambil menggerutu bahwa seharusnya lelaki itu membiarkan Raja makan sampai habis. IAn hanya tidak mau Raja sakit perut dan membuat Ibu Suri tambah marah. Soalnya dia menolak keinginan IAn yang meminta pihak istana untuk memberi pernyataan pengakuan hubungan bersama Hui Ju ke media. Hui Ju merasa seolah kena rundung mertua dan mempertanyakan siapa yang akan IAn bela nantinya. Dengan romantis, IAn menyatakan diri akan memihak Hui Ju, lalu menyudutkannya hingga bersandar ke meja dan memberikannya hopae! Jadi kalau terjadi sesuatu, Hui Ju bisa menunjukkan tanda pengenal itu. Semacam jimat atau benda personal yang dapat Hui Ju pegang, hal ini tak sembarangan loh!
![]() |
| Ian memberi hopae (dok. Asianews & trailer Youtube) |
Karena gerbang istana sudah tutup, Hui Ju nginap di sana bahkan tidur seranjang dengan IAn hahaha. Mereka malah saling memperebutkan selimut, tanpa rasa canggung walau IAn sempat menyuruh Hui Ju tidur di sofa. Suara-suara mereka sampai kedengaran para dayang istana yang kepo dengan apa yang mereka lakukan di dalam. IAn tidur nyenyak hingga bangun kesiangan, Hui Ju saja sudah pergi ngantor pakai baju yang sama dengan kemarin sampai asisten Do meledeknya XD
Masa Lalu IAn dan Sang Kakak
Rupanya Raja juga sering bermimpi buruk tentang ayahnya dan dia menyatakan rasa takutnya kepada sang kakek, Tuan Inpyeong alias Yoon Sung Won yang menjabat kepala istana kerajaan. Lelaki itu mengingat kata-kata yang sama terucap dari ayah anak itu ketika masih menjadi Putra Mahkota sebelum upacara nikah. Di masa itu, Inpyeong berjanji untuk tetap berada di sisinya. Lalu IAn masuk dan mencengkeram atas jubah sang kakak, menyatakan telah memberi kesempatan namun jika tetap meneruskan langkah, maka dia tak akan menolongnya lagi. Inpyeong juga berjanji pada sang cucu akan terus berada di sisinya.
PM Min mendatangi kantor Hui Ju yang membuat para bawahannya bertanya-tanya. Hui Ju menyatakan dirinya memang ingin menikah dengan IAn secepatnya karena takut lelaki itu akan dijodohkan dengan gadis lain. Hui Ju dilempari telur oleh anak sekolahan karena tidak terima IAn mereka menikah dengan dia hahaha. Setahun lalu ketika kencan dengan idol, Hui Ju juga pernah dilempari telur dan mobilnya digores orang. Jadi ini bukanlah hal yang baru, Hui Ju mampu melawan dengan elegan.
Kebetulan IAn sedang menelepon Hui Ju ketika itu, jadi dia mendengar jeritan kesalnya. Tambah lagi ayah Hui Ju yang mendengar gosip tentang IAn dan sang anak, sampai muncul untuk memperingatkan agar tidak macam-macam dengan perusahaan. Dia seperti khawatir dengan gosip yang ada, bahkan tidak segan akan membuang Hui Ju kalau tidak mendengarkan perintahnya. Hal itu membuat masa lalunya sejak kecil melintas di pikirannya. Dalam sudut pandang sang ayah, Hui Ju serakah, sedangkan gadis itu sebenarnya butuh perhatian.
IAn Lebih Suka Menunjukkan Rasa Sukanya dengan Perbuatan Langsung
IAn menelepon lagi Hui Ju yang sedang minum sendirian, nada suaranya berubah setelah sang pangeran menanyakan apa dia baik-baik saja. Karena itu dia tak sanggup untuk berbicara lagi. Cemas karena mendengar suara Hui Ju murung, IAn nekat datang menemuinya di apartemen dan membawa makanan pula. So sweet! Tak berhenti sampai situ, IAn membawa Hui Ju untuk tinggal di kediaman pribadinya agar gadis itu aman. Karena belum betah, Hui Ju menemani IAn yang sedang bekerja dan bertanya-tanya. Pertanyaan personal juga, kenapa IAn mau menikahinya hahaha. Dengan mantap, IAn menjawab bahwa gadis itu punya banyak uang dan cantik. Namun yang terakhir bikin kelepek-kelepek: kalau mau naik takhta IAn yakin Hui Ju akan memahaminya, sementara orang lain mungkin akan menghina pilihannya.
Malam itu Ibu Suri yang menatap foto Hui Ju di istana lalu yang memakai baju merah, lantas menelepon seseorang dan menyatakan bahwa penyelidikan diperlukan. Paginya Ibu Suri mendapat pesan dari HP-nya, lalu tiba-tiba memutuskan untuk tidak ikut upacara dengan alasan sakit, sama dengan perilakunya lalu untuk menunda pernyataan istana soal hubungan IAn dan Hui Ju. Benar saja, di pagi yang sama, Hui Ju dan seisi kamarnya kena geledah, begitu pula di kantor, sementara IAn ada di upacara leluhur dan tak boleh mengangkat telepon. Si penyidik datang untuk menangkapnya dengan tuduhan terduga pelaku kebakaran aula ketika jamuan ulang tahun Raja lalu. Alasannya Hui Ju berada di area terlarang dan perkataannya dulu bahwa keluarga kerajaan pemboros, lebih baik menghapuskan takhta saja.
Ibu Suri Memainkan Trik Lempar Tuduh Tersangka Kebakaran
Hui Ju akan dibawa pergi, memutar otak dia kemudian menggunakan hopae yang telah disembunyikan di tempat aman (akal di luar nurul loh punya ide letakkan di situ!). Meminta bantuan pelayan laki-laki dari kediaman pribadi IAn, mengendarai motor menyusul asisten Do ke aula tempat acara dengan membawa hopae. Asisten Do yang melihat ada ajudan Choi mendekatinya dan bisa menyampaikan pesan ke IAn.
Dengan cepat IAn tiba di istana, melihat Hui Ju kemudian Ibu Suri yang mengakui telah memerintahkan para penyelidik untuk menginterogasi gadis itu. IAn meminta agar dia juga ikut diinterogasi sambil berlalu pergi dengan menggendong Hui Ju yang berpura-pura pingsan sehingga mereka tidak lanjut berbicara. Perbuatan IAn yang romantis itu menjadi omongan penghuni istana, sampai ke telinga Ibu Suri yang murka hingga menjatuhkan barang pecah belah ke lantai.
Hubungan Hui Ju dan IAn makin akrab. Hui Ju teringat lagi IAn yang membelanya tadi, kemudian ketika berbicara di telepon, lelaki itu bela-belain mau memberikan pengawal pribadi untuknya dengan alasan agar dia benar-benar terlihat kasmaran. Karena itu Hui Ju berpikir untuk pergi ke istana agar akting mereka makin terlihat meyakinkan. IAn dan Hui Ju memanjat, terpisah dengan tembok tinggi. Hui Ju membawakan teh dan suplemen miliknya karena tahu IAn sering susah tidur malam. Bahkan dia yakin sejak IAn jatuh sakit di hotel lalu, sang pangeran tidak memeriksakan diri lagi ke dokter. Perlakuannya membuat IAn tersentuh, memegang pipi dan menyuruhnya diam lalu menciumnya! Yah tentu saja ada yang memotret mereka dari kejauhan katanya si IAn hahaha. Hui Ju dengan kocaknya bilang apa mereka ciuman lagi ya dengan angle berbeda XD
![]() |
| Ciuman pertama IAn dan Hui Ju (dok. imdb & mk.co.kr) |
Ciuman Pertama dan Kemunculan Publik di Drama Korea Perfect Crown
IAn mengikuti rapat dengan kabinet dan pihak istana membahas tentang berita ciumannya yang tersebar luas di media. Tuan Inpyeong sempat tidak setuju untuk mengeluarkan pernyataan mewakili istana, namun PM Min malah mendukung IAn. Tetapi dia menginstruksikan agar hubungan itu hanya diakui saja, bukannya memberi info lanjutan apakah IAn mau menikahinya atau tidak. Selain itu PM Min meminta IAn agar tidak tinggal di kediaman pribadinya karena Hui Ju ada di sana, nanti bisa ada rumor istana terpecah karena wanita.
Ibu Suri kesal kenapa ayahnya setuju mengeluarkan pernyataan resmi ke publik. Namun Inpyeong meyakinkannya agar tenang karena perhatian publik lebih kepada IAn, Ibu Suri saja banyak yang kritik. Jadi lebih baik terima saja, kalaupun terjadi sesuatu nanti tidak mengherankan karena Hui Ju adalah pebisnis. Saingannya bukan hanya dari kalangan mereka, namun bisa juga dari para bangsawan yang ingin anak mereka menikah dengan IAn.
Hui Ju merasa prosesnya untuk masuk ke istana sangat bertele-tele, sehingga mengusulkan IAn untuk ikut dengannya ke acara pertandingan bisbolnya Castle. Di sana mereka juga bertemu dengan kakak Hui Ju beserta istrinya, PM Min bahkan jadi pelempar pertama. Ketika kamera mau menyorot PM Min yang bergerak ke tempat duduk, malah ikut menangkap Hui Ju dan IAn di sana sehingga disuruh berciuman seperti sesi Kiss Cam. Setelah IAn berbisik apa mereka akan melakukannya dengan cepat, Hui Ju tampak salah tingkah dan menunjukkan tulisan dari handphone-nya bahwa mereka harus menjaga tata krama. Sontak IAn tertawa terbahak-bahak melihatnya.
![]() |
| Kencan di pertandingan bisbol Castle (dok. mk.co.kr) |
PM Min Mengekori Hui Ju Terus
PM Min mengajak Hui Ju makan di restoran sashimi dan IAn meminta ikut walau dia tak makan apapun. Hui Ju sampai menatap kasihan karena IAn tidak bisa sembarangan pakai jersey bertuliskan nama perusahaannya, bahkan tak bisa makan makanan mentah dan jajanan kaki lima. Dayang Choi yang mengetahui IAn pergi ke acara seperti itu kemudian berniat untuk mendidik si Hui Ju. Kepala dayang di kediaman IAn dalam istana ini sudah seperti ibu karena telah mengasuhnya sejak kecil. Malamnya IAn tertidur dengan senyum manis sambil memakai jersey itu, kayak lagi bermimpi indah hahaha.
Masuk kantor asisten Do menanyai Hui Ju yang penasaran kenapa dia bisa berciuman dengan IAn hahaha. Si asisten ini kan memang ngefans sama IAn ya. Ketika pergi ke butik untuk mengukur badan, asisten Do sempat bertanya di mana mobil merahnya Hui Ju, kenapa bisa dia diantar mobil istana. Ternyata ada orang yang kabur setelah menabrak bumper-nya dan sekarang mobil itu ada di bengkel dengan fasilitas antar jemput.
IAn menelepon Hui Ju untuk memberitahu akan ada dayang yang mau mengajarinya, senyumnya awet hingga telepon ditutup. Ajudan Choi yang melihat gelagat IAn itu sampai meledek apakah ketika di sekolah tidak akur, mengingat sekarang mereka tampak seperti pasangan yang manis hahaha. Selama mengikuti pelatihan, IAn pernah mengunjungi dan Hui Ju memeluknya, berharap si dayang Choi bisa dibawanya pergi hahaha. PM Min menyatakan bahwa masalah kebakaran Aula Junghwajeon sudah beres sehingga Ibu Suri mungkin tak akan mengganggu lagi ketika dia asyik main catur dengan IAn.
Sabotase Mobil Hui Ju Membuat IAn Ikut Melindunginya dan Raja Kecil
Ibu Suri mengenalkan gadis pilihannya yang memiliki usaha media, namun IAn cuek dan malah menyindir beliau agar tidak menerima orang karena sementara sakit. IAn juga menyuruh ajudan Choi mencari tahu latar belakang usaha keluarganya si gadis itu. Rupanya Hui Ju yang mendengar keluarga IAn satu persatu meninggal dari dayang Choi, menelepon berkali-kali IAn yang agak sibuk. Setelah teleponnya diangkat, Hui Ju menyatakan diri bahwa dia berada di pihak IAn karena mereka akan jadi satu setelah menjadi suami istri. IAn tidak bilang apa-apa, tampak tersentuh dan tersenyum sambil menatap HP-nya.
PM Min yang menjemput Raja, kemudian dimintai tolong untuk mengantarkannya ke kediaman pribadi IAn. Ternyata sang paman tidak ada di sana, hanya ada Hui Ju yang sementara mendapat pelatihan. Akhirnya Raja main bareng mereka, mana permainannya tradisional seperti yang ada di Squid Game hahaha. Hui Ju berjanji akan mengabulkan permintaan Raja jika menang, lucunya dia mau naik mobil terbang-nya! Dia tertarik melihat mobil itu tiba, apalagi hanya satu-satunya di Korea. Si Raja kecil sampai merajuk di tanah karena ingin semua menuruti kemauannya.
Akhirnya Hui Ju menyetir diiringi mobil pengawal dan PM Min yang menjaga jarak aman dengan mereka. Betapa kagetnya Hui Ju karena laju mobilnya tak bisa dikendalikan. Remnya blong. PM Min dan mobil lain tertinggal jauh di belakang. Beruntung IAn yang dalam perjalanan pulang ke kediaman pribadinya, melihat mobil Hui Ju dan mengejarnya. Hui Ju membawa mobilnya ke arah jembatan, menggesekkannya ke sisi palang agar bisa terhenti. Namun begitu susah hingga IAn merelakan mobilnya menjadi tameng tabrakan di depan. Mobil Hui Ju akhirnya bisa terhenti dan IAn turun untuk melihatnya, tampak luka berdarah di dahi sang pangeran.
![]() |
| IAn melindungi Hui Ju dan raja dari sabotase mobil (dok. yahoo) |
Ada yang Tahu Rahasia Nikah Kontrak di Drama Perfect Crown
Mereka bertiga dibawa ke rumah sakit kerajaan. PM Min menyuruh orang berjaga di sekitar kamar Hui Ju. Mungkin dia cemas karena Ibu Suri sempat datang dan mengetahui bahwa Raja ada di dalam mobilnya Hui Ju. Ibu Suri memang mau pergi ke kamar gadis itu namun berhasil PM Min cegah dengan menyatakan media ada foto-foto Hui Ju saat kejadian, jika mereka tahu ada Raja di dalamnya maka keadaan akan makin sulit buat pihak istana. Raja yang sudah sadar mengunjungi Hui Ju, menggenggam tangannya seperti yang dilakukan wanita itu padanya di dalam mobil untuk menenangkannya yang ketakutan. Hui Ju tersadar dan Raja cilik itu meminta maaf karena salahnya yang mau naik mobil itu. IAn sampai harus dioperasi karena bahu kirinya berusaha menahan benturan.
Ketika IAn selesai operasi, Hui Ju bergegas menemuinya dan lelaki itu malah lebih mencemaskannya, menyentuh luka di dahinya dengan lembut. Hui Ju menjauh dan menyatakan apa yang diperbuat IAn seolah-olah tampak begitu mencintainya hahaha. Saat Hui Ju berada di kamarnya, asisten Do menjenguk dan memberitahu saham yang turun, bahkan ayahnya mau menemui jika dia sudah keluar dari RS. Asisten Do heran kenapa dia bisa membawa mobil dengan ugal-ugalan. Setelah tahu alasannya, dia spontan berujar sejak kenal IAn, hidup Hui Ju beberapa kali dalam bahaya. Padahal cuma hubungan saling menguntungkan, tapi asistennya merasa mereka berdua sudah jatuh lebih dalam. Bahkan dia meminta Hui Ju mundur saja, apalagi kan mereka cuma mau nikah kontrak 3 tahun dan bercerai nantinya. Hal itu didengar PM Min yang langsung minta konfirmasi dan Hui Ju mengiyakan.
Min Menawarkan Diri untuk Menikah, IAn Maunya Batal Nikah dengan Hui Ju
PM Min sampai meminta Hui Ju menikah dengan dirinya kalau itu hanya sekadar transaksi. Tapi Hui Ju menolak karena dia hanya jadi PM selama 5 tahun, belum tentu nanti dia terpilih lagi dan tetap ada batasan waktunya. Kalau dengan IAn, insiden cerai tak akan memengaruhinya, statusnya akan tetap bangsawan selamanya. Si PM memang kalangan bangsawan, tapi statusnya lebih rendah dan karier politiknya bisa hancur karena insiden cerai. IAn secepatnya pulang ke istana, tanpa memberitahu Hui Ju yang mendatanginya di kamar rumah sakit. Hui Ju heran, lalu setelah mendengar perkataan asisten Do yang sempat berpapasan dengan IAn di pagi itu, dia langsung berpikir sang pangeran telah mendengar pembicaraannya dengan PM Min. Dia juga 'diusir' dari kediaman pribadi IAn dan harus mengembalikan hopae-nya.
Hui Ju pergi menemui IAn, yang sayangnya menerima kabar buruk dari lelaki itu. IAn meminta rencana untuk menikah dihentikan saja, apalagi Hui Ju sering membawa masalah yang kemungkinan dapat meruntuhkan takhta nantinya. Rupanya ketika sampai di istana PM Min sudah ngobrol duluan dengan IAn, dia akan menyelidiki kasus mobil Hui Ju tetapi dengan syarat sang pangeran harus melindunginya. Caranya dengan menjauhkan dia dari istana, pakai mohon segala. Hui Ju kesal karena sikap IAn tadi, ditambah keluarganya yang seperti tidak tampak khawatir terhadap kecelakaannya. Padahal si ayah sudah sempat suruh Hui Ju menjelaskan, tapi dia memang lagi marah.
Belum selesai ayahnya bicara, dia memilih pergi dan menyuruh asisten Do untuk mengorek informasi dari bengkel yang memperbaiki mobil Hui Ju sebelum kecelakaan. Karena sulit melacaknya, Hui Ju menyuruh asisten Do meminta data CCTV di minimarket seberang bengkel itu. Untunglah dugaannya benar, si tukang pernah berbelanja di situ bahkan menggunakan Castle Pay! Meminta bantuan sang kakak yang menangani bagian keuangan Castle, Hui Ju dapat info kalau si tukang ditemukan tewas.
Undangan Resmi Jamuan Dalam Istana Sebagai Hadiah Perpisahan
IAn sudah mengatakan rencananya kepada Ibu Suri untuk berpisah dengan Hui Ju, karena itu meminta hadiah terakhir berupa undangan ke acara jamuan dalam istana yang sangat eksklusif. Disampaikan melalui ajudan Choi dan Hui Ju tolak berkali-kali, seakan membalas permohonan audiensinya dulu. IAn menyuruh ajudan Choi untuk meminta Hui Ju mendatanginya di istana. Tetap saja gadis itu enggan hingga IAn mengirim pesan agar memberitahunya langsung apapun itu.
Hui Ju mendatangi IAn, lalu menceritakan alasan kenapa tak mau pergi ke acara jamuan itu. Dia tak ingin IAn hanya diam, sambil menunjukkan caranya melindungi sesuatu dengan mau memanah kucing si pangeran. Tangan IAn sampai tergores karena menghentikan panah Hui Ju. Dengan lembut, Hui Ju membalut lukanya dengan ikat rambut dan meminta IAn untuk tidak menyerah. Malamnya IAn yang galau menatap tembok mendapat saran agar mengalah oleh dayang Choi. Beneran dia telepon Hui Ju lalu mereka berdua saling meminta maaf dan IAn menyatakan bahwa undangan sudah terkirim jadi gadis itu harus hadir nanti.
![]() |
| Hui Ju mau memanah kucing IAn (dok. imdb & soompi) |
IAn Melamar Hui Ju dan Meminta Restu Langsung Pada Raja
Pada malam berikut ketika Hui Ju sedang membaca tata krama acara jamuan, IAn menelepon lalu mendatanginya segera. IAn memintanya mengajari agar bisa berdiri di sampingnya karena selama ini dia hanya bisa mengikuti orang lain. Mereka bahkan berlatih berdansa. Sebenarnya Hui Ju diberikan baju hanbok khusus, namun dia tak mau dan memilih masuk istana dengan setelan baju serta celana panjang putih. Banyak wartawan yang memotret, Hui Ju dengan percaya diri seakan menantang Ibu Suri di depan banyaknya sorotan kamera. Dia malah menjawab santai kalau dirinya dibuat tidak percaya bahwa adat adalah sesuatu yang wajib hahaha. Namun tetap saja dia harus berjalan di belakang iringan Ibu Suri dan para wanita bangsawan lain ketika mereka berkeliling kompleks istana. Tiba-tiba IAn muncul dan berjalan beriringan bersama Hui Ju, mendahului mereka semua hahaha.
![]() |
| IAn dan Hui Ju latihan dansa (dok. trailer Youtube) |
Malamnya acara dansa, jadi semuanya memakai gaun. Raja cilik turut hadir karena IAn yang memintanya. Eh ternyata itu siasat IAn, setelah dansa dan melamar Hui Ju, kemudian menanyakan kesediaan Raja untuk memberikan restu di hadapan semua orang. Hui Ju juga cukup kaget dan senang dilamar dengan cincin warisan Ratu untuk IAn. Malam itu pula, Ibu Suri menghasut PM Min agar dia mau menggunakan hak vetonya untuk ikut campur dalam menghentikan pernikahan IAn. Namun PM Min menolaknya, menyatakan takhta dan kabinet harus tetap bersatu.
Ibu Suri Menyadari Ada Dua Orang yang Suka Hui Ju
Ketika sesi dansa campuran, saat IAn bersama Ibu Suri, dia mengancamnya untuk menyetujui pernikahan dengan menyatakan wanita itu telah mengubah surat wasiat Raja terdahulu. Hal itulah yang membuat Ibu Suri tak bisa berkutik (walau dia ragu IAn ada bukti), juga Tuan Inpyeong. Di saat itu pula Ibu Suri menyadari PM Min suka Hui Ju karena melihatnya menatap tajam ke arah gadis itu yang menikmati dansanya bareng IAn.
Hui Ju dan IAn menghabiskan waktu berdua di jembatan. Bercerita soal cincin dan Hui Ju yakin IAn adalah anak kesayangan ibunya. Lalu IAn menimpali bahwa ayahnya malah benci memberinya apapun. Hui Ju makin bersimpati dan menyatakan bahwa para ayah memang seperti itu. Kemudian melihat rambut Hui Ju yang kena angin, IAn menyentuh anak rambut di atas telinga hingga membuatnya salting ciyeee. Berita lamaran sudah masuk media dan sampai ke telinga ayah Hui Ju. Dia meminta Da Yeong untuk menelepon keluarganya agar menempatkan seseorang dalam istana nanti. Oh iya, Tae Ju sempat bercerita dengan Da Yeong, menyatakan mekanik yang tewas lalu termasuk hal yang janggal.
![]() |
| IAn melamar Hui Ju di depan Raja (dok. soompi & trailer Youtube) |
Hui Ju dan IAn Membuat Surat Kontrak Sebelum Pernikahan di Drama Perfect Crown
Hui Ju sempat mengikuti sesi wawancara media dan dia menyatakan memang ada percikan di antara mereka berdua ketika masih sama-sama 1 sekolah. Tapi setelahnya tidak terjadi apa-apa di antara mereka karena merasa keduanya berasal dari 2 dunia berbeda. Lalu ditanya apa IAn berubah, Hui Ju menjawab sambil tersenyum kalau lelaki itu lebih protektif karena merasa dirinya terlalu rapuh hahaha. IAn menyuruhnya balik lagi ke kediaman pribadi dan mengingatkan bahwa Areum adalah mata-mata di sana. Asisten Do bahkan meminta untuk ikut tinggal di sana karena tetap akan ada yang menggantikan posisi Areum walau gadis itu diusir. Khawatir gitulah dia. Hal itu juga jadi kesempatan si ajudan Choi buat deketin Do hahaha.
PM Min dan Hui Ju datang di istana dan membicarakan pernikahan yang katanya ber-budget besar setara acaranya putra mahkota dulu karena pendapatannya juga lebih besar. Itu membuat takhta lebih berguna, menurut IAn dengan nada satir. IAn menegur PM Min yang agak perhatian ke Hui Ju, lelaki itu malah bilang tidak usah berpura-pura hahaha. Di situlah Hui Ju ngaku kalau PM Min tahu soal kesepakatan mereka karena lalu tak sengaja mendengar obrolannya dengan asisten Do.
IAn memperingatkan Hui Ju agar tidak terlalu memercayainya dan dibalas kalau dia lebih lama kenal si PM jadi justru pangeranlah yang harus diwaspadai. Dia masih ingin membuat kontrak di antara mereka agar IAn tidak melepasnya lagi. Mereka mulai menyusun beberapa poin di kertas, namun Ibu Suri datang sehingga mereka cukup kalang-kabut membereskan meja. Di tempat lain, asisten Do dan ajudan Choi makan bareng. Menariknya mereka membicarakan soal para bos. Do kurang yakin mereka jatuh cinta beneran, sementara Choi merasa sebaliknya. Do tahu Hui Ju suka pria piala alias pengecut yang bisa disuruh-suruh. Eh, Choi malah tanya tipenya gimana hahaha.
![]() |
| Ajudan Choi dan asisten Do makan bareng (dok. tistory.com) |
Rupanya Surat Wasiat Raja Ada Pada IAn!
Ibu Suri mengajak mereka makan malam bersama di istana. Hanya saja Ibu Suri seperti memanas-manasi IAn, menyinggung kalau dia seperti ingin mengambil takhta Raja dan mengungkit kenapa dia diberikan gelar nama itu. Raja terdahulu menginginkannya untuk tetap menahan diri. Hui Ju akhirnya menarik IAn berdiri dan keluar dari sana, lalu meminta lelaki itu menunggu jika sudah nikah dia akan membereskan semuanya.
IAn meminta Hui Ju membawanya pergi keluar dan tak ingin tidur di istana. Dia bahkan mengemudi dan menceritakan kalau hal itu disukainya apalagi ketika membuka kaca, terasa seakan terbang. IAn tak bisa berlari atau bersepeda, tapi malah dapat izin mengemudi. Hui Ju menatapnya dengan lebih simpatik lalu mengajaknya terbang naik di atas kapal pesiarnya. Mereka dalam situasi canggung, Hui Ju terjatuh dan IAn menopangnya dari bawah. Namun di saat itulah mereka berciuman beberapa kali seakan mengkonfirmasi perasaan satu sama lain. Hui Ju sampai salting banget ketika sampai di kediaman pribadi IAn hahaha.
Setelahnya Hui Ju dan IAn mencoba baju untuk pernikahan, bahkan ada tes kesehatan pula. Sikap aneh Hui Ju membuat IAn bertanya apa ada hubungan dengan ciuman mereka semalam hahaha. Hui Ju mengelak dengan bilang hal seperti itu juga bisa dilakukan dengan orang asing. Eh IAn bilang kalau dia begitu bukan karena terbawa suasana tapi karena Hui Ju, so sweet!
![]() |
| Momen sebelum nikah (dok. msn & X) |
Ibu Suri masih sempat-sempatnya mencari tahu tentang kabar tes kesehatan mereka dan katanya IAn tampak gelisah. Karena itu dia mengajak IAn berjalan keliling istana sebentar untuk mengorek informasi. Namun pada akhirnya dia malah mengakui bahwa pernikahan kerajaan tidak selalu berujung bahagia. Di kamar IAn menatap surat kontrak mereka berdua dan dimasukkan ke dalam brankas berkuncikan sidik jari, rupanya ada wasiat Raja terdahulu yang terbakar sedikit di dalamnya!
Pengakuan Cinta Sang Pangeran di Drama Korea Perfect Crown
Sebelum nikah, IAn dan Hui Ju harus pergi ke rumah ayahnya. Si ayah meminta IAn untuk menyayangi anaknya itu karena istana penuh dengan intrik. Dia juga sebenarnya berharap Hui Ju dapat suami di bawah levelnya, karena dari dulu anaknya itu menganggap diri hebat. Tingkah ayahnya yang seolah menyayangi dia membuat Hui Ju tidak nyaman dan berlalu pergi ke kamarnya dengan mata berkaca-kaca. Hal itu membuat IAn menyusulnya.
Sempat Hui Ju mengatakan untuk jangan mengganggunya, tapi IAn tetap duduk di samping. Memberi kata-kata hiburan bahwa dia akan memberikan segalanya untuk Hui Ju. Gadis itu heran hingga bertanya apa dia pertama buat IAn sambil nunjuk bibir hahaha. IAn jawab kalau dia menyukai Hui Ju! Ini pertama kali untuknya dan betapa dia menginginkannya walau seumur hidupnya tak boleh mengingini apapun. Namun dia tetap mau bercerai karena tak ingin gadis itu terikat padanya. Jadi terima saja uang, kehormatan dan hatinya. Hui Ju sampai tidak berkedip menatap IAn, lalu refleks bilang kalau uangnya kan lebih banyak hahaha.
![]() |
| IAn makan malam bareng keluarga Hui Ju (dok. kpopchart.net) |
IAn Memperingatkan Min untuk Tidak Mendekati Hui Ju Lagi
Dalam perjalanan pulang, PM Min menelepon Hui Ju sampai mengeraskan suaranya agar IAn bisa nimbrung bicara. Sebelum meninggalkan Hui Ju di kediaman pribadinya, IAn berbisik kalau dia sedih harus pergi dan menunggu hari pernikahan mereka. Hui Ju sampai senyum-senyum terus, Do juga memperhatikannya hahaha. Dia juga mentraktir para pelayan di situ untuk makan daging di restoran. Areum bertingkah tidak nyaman.
Besoknya IAn menemui PM Min dan menyatakan perasaannya pada Hui Ju, jadi mengingatkan dia untuk menjaga jarak dengan gadis yang sebentar lagi akan dinikahinya. PM Min mengingatkan untuk tidak menyulitkannya karena gadis itu tidak membutuhkan rasa sukanya IAn. Lalu IAn membalas bahwa kalau begitu kenapa Hui Ju tidak menikahinya, padahal banyak yang bisa dia berikan, berarti ada sesuatu yang ada pada lelaki itu yang tidak ada pada Min hahaha. Nah lo! Selesai mereka ngobrol, IAn yang berada di jalan mengingatkan Hui Ju untuk makan lewat pesan. PM Min juga menelepon Hui Ju dan bertanya sekali lagi apa mau membatalkan pernikahan, namun belum banyak bicara Ibu Suri lewat. Dia menyatakan akan menunggu untuk melihat sejauh mana PM Min akan bertahan (melihat ada yang ngambil Hui Ju hahaha).
Hari Pernikahan Bahagia Berujung Kepanikan
Akhirnya pernikahan tersebut terselenggara di kediaman pribadi IAn. Da Yeong sampai datang pagi-pagi loh buat melihat persiapan pakaian dan sepatunya Hui Ju. Ketika acara karena kostumnya berat, Hui Ju sempat tersandung di meja perjamuan dan asisten Do mengatur cawan anggur agar berada di posisinya semula. Dia sempat batuk sesaat setelah minum dari cawan. Setelah mendengar wejangan sang ayah dan upacara di situ selesai, mereka berdua berarak ke jalanan menuju istana. Para rakyat mengelu-elukan mereka.
Ibu Suri dan PM Min menonton arak-arakan itu bersama, bahkan wanita itu masih menghasut PM Min tentang perasaannya. Tiba-tiba Hui Ju kehilangan kesadaran setelah PM Min menyampaikan selamat menikah di istana. Bahkan Tuan Inpyeong terlihat kaget sambil memandangi TV. Ibu Suri apalagi, mau suruh dokter kerajaan untuk menolong, tapi IAn yang panik meminta agar ajudannya memberitahu ayah Hui Ju via telepon dan membawa mereka ke rumah sakit milik grup Castle.
Sampai di rumah sakit, ayah Hui Ju menampar IAn karena anaknya tidak sadarkan diri akibat obat glikosida yang dosisnya berlebih. Para pengawal sampai mau menolong IAn, tetapi lelaki itu menegur mereka agar tidak mendekat, lalu berjanji pada ayah mertuanya bahwa dia akan mengusut masalah ini. PM Min juga menemui IAn dan marah-marah, namun sang pangeran meminta dilakukan penyelidikan dari staf hingga keluarga kerajaan. Jadi dia memberi izin untuk penyelidikan publik ke istana yang pertama kalinya dilakukan era modern! PM Min meminta Ibu Suri untuk kooperatif, lalu dia membuat keterangan pers akan membuka penyelidikan secara transparan. Para pelayan di kediaman pribadi diinterogasi, termasuk Areum yang fokus penyidik mengarah pada nama ibunya- Park Malja.
![]() |
| Pernikahan Pangeran Agung dan Hui Ju (dok. soompi & chosun) |
Pasangan Kerajaan Baru Akhirnya Tinggal di Dalam Istana
IAn sampai berdoa di depan makam ayahnya, bertanya-tanya apa dia serakah lagi karena sudah menikah dengan pilihan hati, mungkin membuat Hui Ju menderita karenanya. Setelah dapat kabar Hui Ju sudah sadar, IAn berlari bahkan melewati tangga bukannya lift supaya cepat sampai. Memeluk Hui Ju, dia menangis dengan tangan bergetar hingga gadis itu menyadarinya pula. PM Min datang bersama pihak kepolisian dan unit perlindungan kerajaan untuk membawa IAn agar diinterogasi. Sementara PM Min duduk bersama Hui Ju, menceritakan ada unsur obat di cawan anggurnya. Hui Ju menyadari cawan yang tertukar dan target keracunan itu sebenarnya IAn! Karena itu dia segera bertanya di mana IAn. Rupanya obat itu sering IAn minum, sehingga jika dia yang meminumnya akan berakibat overdosis. PM Min tidak segera menjawab sehingga membuat Hui Ju berteriak kepadanya dengan nada khawatir, takut Ian nantinya dalam kondisi berbahaya.
Ibu Suri mendapat kabar IAn menerima pemeriksaan larut malam, bahkan barang-barang menyangkut pernikahan mereka ikut tersita. Dia menyuruh dayangnya untuk mengurus apa saja masalah yang potensial bisa kena curiga lebih awal, bersihkan tanpa jejak. Para dokter kerajaan juga segera kena periksa mengingat mereka punya rekam medis IAn, termasuk katanya ada dua yang merupakan saudara dari Ibu Suri. Setelah IAn selesai, PM Min menyuruhnya balik ke istana karena di sana dia memegang kendali penuh, nanti sisanya biar dia yang selesaikan. Ada yang mengantar Hui Ju esok paginya. IAn memerintahkan para dayang untuk mengatur tempat Hui Ju di balai Anhwadang, bangunan pribadinya di dalam istana sebagai benteng. Begitu pula pengurus dan pengawalnya akan kena ganti, meski kepala dayangnya sempat bertanya dengan heran kalau Hui Ju seharusnya akan tinggal di kediaman pribadi IAn yang ada di luar istana.
IAn adalah Target Racun yang Sebenarnya
Tae Ju dan Da Yeong menjaga Hui Ju sejak pingsan hingga siuman. Begitupun ketika akan ke istana, Da Yeong menemani karena ayah mertua dan IAn yang meminta tolong. Dia juga yang membantu penampilan Hui Ju tampak pucat di depan media dengan bedaknya, plus wajah sedih hahaha. Asisten Do juga ikut membantu memimpin perusahaannya memberikan komentar dan berita di medsos agar rakyat lebih kasihan terhadap Hui Ju karena perlakuan istana.
Hui Ju menemui Raja kecil yang ikut khawatir padanya, lalu IAn menghampiri mereka namun mimik wajahnya berubah menatap keponakannya itu. Dia telah menolak keinginan Ibu Suri untuk mendampingi keponakannya dalam memberi keterangan. Masuk ke kamar, Hui Ju sementara mendapat pemasangan alat pengukur detak jantung, lalu dia mengutarakan ketakutannya karena IAn-lah target keracunan sebenarnya dengan mata berkaca-kaca.
Ibu Suri sempat menawarkan untuk melaksanakan tugas-tugas dari Hui Ju, mengingat sang Putri Agung belum lama pulih dari insiden keracunan. Namun IAn membantu Hui Ju dengan menolaknya. Asisten Do dan ajudan Choi ikut membantu beberapa tugasnya Hui Ju, bahkan mereka kesana kemari di area istana dengan lentera lilin. Choi cerita bahwa dia terlantar begitu saja di depan kediaman IAn sejak kecil, jadi merasa sangat beruntung karena besar dengan penuh cinta dan membuat Do jadi berdebar hahaha. Sementara IAn dan Hui Ju tidur seranjang, sebenarnya gadis itu suka mencabut alat di jarinya karena agak ribut. Namun IAn malah suka dengarnya karena berarti Hui Ju masih hidup. Manis banget, sampai Hui Ju mengecupnya sekilas dan IAn balas dengan kecupan dahi.
![]() |
| IAn dan hui ju tidur bareng di malam pertama (dok. mydramalist & X) |
Surat Kontrak Nikah Bocor Ke Media
Hui Ju mendapat pertukaran asisten dengan IAn, agar ajudan Choi bisa membantu tugas kenegaraannya. Dia pergi bersama IAn di acara ulang tahun akademi kerajaan ke-80, almamater mereka berdua. Hui Ju bahkan membawakan pidato yang sebenarnya akan PM Min lakukan, yang sayangnya terlambat sekarang. Gadis itu menceritakan dengan bangga bahwa pernah bersekolah di situ. Sementara asyik berbicara, suasana sekolah menjadi heboh karena tersebar kontrak nikah IAn dan Hui Ju di internet. Hui Ju merasa pusing di tengah-tengah kilatan cahaya kamera, IAn seketika mendatanginya, berdiri di depan untuk menutupinya. Bahkan lelaki itu menyuruh Hui Ju untuk menatapnya.
Belum selesai acara mereka harus pergi, PM Min memberikan jalan keluar agar tidak wartawan kerubungi di luar. Do dan Choi keluar lewat pintu utama yang ada wartawannya, gandengan tangan sampai masuk ke dalam mobil hahaha. PM Min yang bersama Hui Ju dan IAn bertanya apa yang akan mereka lakukan selanjutnya. Dia melihat pula interaksi mereka yang makin intens, berpegangan tangan dan saling memberi kekuatan satu sama lain. Berita kontrak itu memicu spekulasi lain bahwa Hui Ju pura-pura pingsan di hari pernikahan dan mendapat perlakuan khusus penangguhan penyelidikan kebakaran Junghwajeon serta IAn yang memang mengincar takhta.
Ibu Suri dan PM Min Bekerja Sama
Mereka sampai di istana, namun Ibu Suri sudah memanggil para kerabat kerajaan agar berkumpul di balai konsulat. Bahkan mereka berdua kena usir dari sana. PM Min berdiskusi dengan IAn selama 3 jam, setelah mendapatkan protes rakyat agar segera lengser dari takhta. Dia menanyakan klaim yang ada di kontrak mengenai rencana IAn mau mengambil takhta dan lelaki itu seperti mengiyakan dan mencari tahu respon Min. Namun Min menyiratkan kalau menjadi raja harus rakyat dukung, jadi dia meminta IAn untuk mengakhiri perwaliannya terhadap Raja. Maksudnya berhenti saja tak usah berniat jadi raja, karena berita buruk membuat rakyat tak bersimpatik. Dia tak mau IAn menyeret takhta jatuh bersamanya. Berita tentang rapat mereka yang lama juga sampai di telinga Ibu Suri dan Hui Ju. Ajudan Choi cerita ke Hui Ju tentang permintaan PM Min pada IAn. Ibu Suri juga menemui Hui Ju, menyatakan seolah-olah gadis itu menjatuhkan pangeran kebanggaan takhta dengan kontrak menguntungkannya itu.
![]() |
| Surat kontrak nikah bocor ke publik (dok. Soompi) |
Ternyata ada kilas balik 5 hari dari kebocoran kontrak di media. PM Min memanggil Areum ke kantornya dan ketahuan ayah Ibu Surilah yang menyuruh dia menggosokkan obat entah apa di cawannya IAn. Itu dia lakukan dengan imbalan uang untuk membiayai transplantasi ginjal adik. Bukti tersebut dia bawa ke Ibu Suri beserta catatan mata uang kripto. Ibu Suri meminta waktu, lalu pergi ke ayahnya untuk klarifikasi. Ayahnya yang dingin itu beneran jahat dan membuatnya menemui PM Min esok paginya di pekuburan. Dia memberikan surat kontrak nikah Hui Ju dan IAn kepada PM Min. Isinya memang lebih menguntungkan Hui Ju, namun Ibu Suri berjanji akan mengalihkan gelombang kemarahan rakyat ke IAn sehingga dia akan terdesak. Dari situ, PM Min mengambil kontrak itu lalu meletakkan gelang rosarionya di makam ayahnya yang dulu juga seorang perdana menteri.
Raja Kecil Ternyata Mengetahui Pembicaraan Ibu dan Ayahnya di Masa Lalu
Setelah dari PM Min, IAn pergi ke ruangan Raja atas informasinya asisten Do. Katanya Tuan Inpyeong ada di sana mendesak cucunya dengan berita-berita gosip mengenai Hui Ju dan IAn. Tak lupa Do juga memberi info ke Hui Ju. Sehingga ketika IAn mencengkeram kerah Inpyeong, Hui Ju ada di sana membantu untuk melerai. IAn memeluk Raja kecil yang menangis dan mengingatkannya pada malam dulu di mana kakaknya dan Ibu Suri bertengkar kemudian terjadi kebakaran. Dia dan ponakannya ada di ruangan sebelah mereka. Raja kecil ini mendengar kalau ibunya berkata lebih baik mati ke ayahnya sendiri yang jelas menimbulkan trauma.
Hui Ju menghibur IAn bahwa apa yang dia lakukan tadi terhadap Inpyeong baik adanya. Sebelum tidur Hui Ju juga mengelus kerutan di antara alis IAn yang sedang tertidur, takut kalau dia yang akan menghancurkan suaminya. Di sisi lain Do menanyakan hal apa yang IAn suka, namun Choi mengira pertanyaan itu untuknya hahaha. Lalu dia tanya apa yang Do suka dan gadis itu tak bisa berkata apapun.
![]() |
| IAn membela ponakannya di depan Inpyeong (dok. X) |
Hui Ju yang Putus Asa Ingin Menyelamatkan Sang Suami
Hui Ju mendapat kabar kalau saham perusahaan anjlok dan ada jaksa yang mau memeriksa mereka. Anggota dewannya dipanggil ke pengadilan dan Tae Ju khawatir kalau ayah mereka juga akan kena. Dia beralasan akan pergi untuk menjenguk ayahnya yang sakit kepada IAn. Bersama ajudan Choi, Hui Ju mengemudikan mobilnya sendiri ke kediaman PM Min. Dia sampai menanyakan solusi dari masalahnya, tapi bukan berarti melindungi diri karena Min memintanya diam saja. Hui Ju akhirnya mengaku sangat suka IAn dengan mata berkaca-kaca. Min hanya membalasnya dengan kalimat sangat disayangkan hahaha.
Hui Ju pergi ke rumah ayahnya, meminta bantuan untuk masalah-masalah yang menerpa. Dia yang selama ini tangguh akhirnya berlutut sambil menangis di depan sang ayah, dapat pertanyaan mau menyelamatkan siapa, dengan mantap Hui Ju menjawab namanya IAn. Solusinya malah harus cerai! Bahkan Hui Ju sampai nego, kalau misal dia yang mau terselamatkan, tetap ayahnya menjawab penyelesaian masalahnya adalah cerai.
Di sisi lain, kantor PM menyuruh IAn untuk menghentikan tugas resminya. Ketika Hui Ju muncul dan memeluknya, IAn tampak senang. Namun seketika suasana hatinya runtuh saat Hui Ju menyatakan niat untuk bercerai. IAn yang bingung bertanya apa ada yang Ibu Suri katakan, namun Hui Ju malah bilang kalau lelaki itu tidak berhak tahu. Bahkan mengutarakan kata-kata menyakitkan seolah-olah inilah yang dia inginkan. Dia tak akan punya apa-apa lagi jika IAn turun takhta. Walau IAn berujar dengan sedih agar tidak lagi ada yang meninggalkannya termasuk Hui Ju, namun gadis itu tetap kukuh meminta janjinya dia kabulkan untuk tidak terikat dan inilah waktu yang tepat.
![]() |
| Hui Ju memohon bantuan keluarganya sambil menangis (dok. Soompi) |
Jumpa Pers Grup Castle atas Rencana Hui Ju dan Keluarganya
IAn pergi ke balai putra mahkota yang kosong dan di situ dia meluapkan tangisnya yang tertahan sejak tadi. Mengingat perkataannya ke sang kakak agar bisa lebih baik lagi dengan putri mahkota, namun mendapat balasan bahwa harapannya IAn tidak merasakan apa yang dia alami karena tak bisa sang istri andalkan. IAn merasa situasinya sekarang mirip dengan sang kakak ketika itu, namun memilih untuk tidak menjadi pengecut. Dia mengeluarkan kotak yang ternyata berisi jubah raja, yang kakaknya suruh jahitkan untuk menjadi miliknya sebelum tewas terbakar. Dulunya ketika IAn mendapatkan jubah itu, ada dayang Choi di sampingnya.
Esok harinya Hui Ju mendatangi IAn untuk ikut dalam rapat kabinet bersama kerajaan di balai konsulat. Dia mau mengutarakan cerai sendiri, lalu IAn menyanggupinya. Rupanya Hui Ju telah bekerja sama dengan ayah dan kakaknya untuk meredam kabar surat kontrak. Si kakak melakukan jumpa pers lalu mengaku-ngaku bahwa dia yang menyuruh Hui Ju membuat surat kontrak. Jika ada kabar lain lagi yang menjelek-jelekkan Hui Ju, maka dia akan memproses orang yang menyebarkan berita, buktinya akan di-PDF hahaha.
Hui Ju kemudian menceritakan tindakannya bersama Castle di rapat itu, bahkan menyuruh mereka untuk tidak khawatir karena perusahaannya akan mengatasi. Dia meminta mereka menyetujui perceraiannya dengan IAn sehingga pangkatnya bisa dicabut dan Hui Ju dapat diselidiki mengenai kasus kebakaran pada hari ulang tahun Raja cilik maupun pingsannya di hari pernikahan. Dengan itu dia dapat membuktikan IAn tak terlibat.
Abdikasi yang Disengaja
Tampak sekali Hui Ju mengatur semuanya, hal tersebut tidak akan menyeret IAn yang tampak gusar, sehingga PM Min segera menyanggah dengan bertanya apa pangeran juga mau bercerai darinya. IAn tidak menjawab apapun, namun saling kasih kode ke asisten Do, sama dengan yang Hui Ju lakukan tadi kepada ajudan Choi hahaha.
Tiba-tiba ada beberapa orang yang masuk sambil membacakan titah abdikasi dari Raja cilik. Sehari sebelumnya, setelah dari balai putra mahkota, IAn menemuinya dan meminta mengembalikan takhtanya. Karena itu titah tersebut menyatakan ponakannya akan turun takhta dan akan IAn ganti sebagai raja ke-34. Ada kilas balik kata-kata dari titah itu seperti yang sang kakak tulis dalam dekrit yang nantinya terbakar sedikit. Inpyeong mau menentang tapi IAn menegurnya dengan perkataan dan sorot dingin.
Ibu Suri yang mendapat informasi abdikasi tersebut sampai menangis dan pergi ke kediaman anaknya. Ternyata apa yang sang anak lakukan mirip dengan Raja terdahulu hingga tewas terbakar karena memblokir pintu dengan berbagai barang agar tak ada yang bisa masuk. Teganya Ibu Suri meminta dayang Raja kalau tak mau dobrak pintu, nyalakan api biar dia keluar. Untung saja hal itu tidak terjadi karena PM Min datang untuk membawa Ibu Suri ke kamarnya. Titah raja akan dibacakan 3 kali dan IAn harus menolak sebagai bentuk formalitas, sebelum akhirnya harus menyetujui. PM Min menyuruh Ibu Suri untuk menghentikan IAn maupun Raja cilik, setelahnya baru dia akan menangani kasus keracunan ulah Inpyeong.
IAn Sedih Karena Hui Ju Bertindak Sendiri
Setelah selesai abdikasi, Hui Ju mengejar IAn di luar. Lelaki itu bersikap defensif, memberi pertanyaan kalau Hui Ju tidak percaya padanya yang bisa memperjuangkan mereka berdua, bahkan mau menanggung sendiri semua. IAn tampak sedih ketika berkata seperti itu, bahkan pergi menyisih ke kediaman pribadinya. Sementara di istana Hui Ju terus memikirkan perkataan Ian dan kenangan di antara mereka berdua. Apalagi ketika dia berjalan-jalan ke tembok di mana IAn memanjat dulu. Dayang Choi cerita kalau IAn memanjat di situ dan tampak bahagia seperti telah menyembunyikan madu. Jadi dia percaya Hui Ju dan IAn berusaha untuk saling melindungi. Kemudian mempersilakan Hui Ju pergi sebelum gerbang istana tutup, tak perlu khawatir jika sang Putri Agung ada yang cari. Dengan lega, Hui Ju memeluk dayang Choi sebelum pergi.
Asisten Do padahal berjanji ke Hui Ju untuk mencari IAn tapi ternyata atasannya memang sudah bilang dia di mana, jadi bersenang-senanglah dia minum di depan sungai Han bareng ajudan Choi hahaha. Manalagi Do bilang kalau yang dia sukai duduk seperti ini dan ketika Choi bilang dia suka juga, gadis itu tanya balik apa yang sebenarnya dia suka. Sungai, minuman atau dia? Hahaha, tersipu malu si Choi bilang kalau dia suka semuanya. Ciyeeee.
Pernyataan Cinta dan Penyerahan Diri dari Hui Ju
Hui Ju mengelabui IAn dengan mengatakan dia sedang sakit lewat pesan. Akhirnya berhasil sampai di kediaman pribadi IAn dan lelaki itu kaget sambil berujar maunya sih kembali besok. Hui Ju bilang kalau dia ingin bersamanya, bahkan mengaku suka pada IAn lalu memeluknya. Lelaki itu sampai bingung, jadi berujar agar Hui Ju tetapkan satu hal (jangan berubah-ubah gitu). Gadis itu membalas kalau IAn tahu perasaannya bahkan dia marah karena Hui Ju minta cerai dengan niat ingin melindunginya. IAn tampak kagum karena Hui Ju begitu peka, bahkan terdiam setelah dia mengecupnya. Hui Ju bertanya untuk memastikan apakah IAn mau itu, lelaki itu segera menjawa iya dong hahaha, jadilah mereka tidur bersama untuk pertama kalinya.
![]() |
| IAn kecewa Hui Ju mau selesaikan semua sendiri (dok. X) |
Keesokan paginya, IAn mendapat panggilan ke istana. Sebelumnya IAn sempat meminta Hui Ju menunggu di situ selagi titah kedua akan muncul. Dia menjelaskan kenapa mau menerima posisi itu karena ingin melindungi keponakannya bukan status raja. Lalu dia cerita sambil nangis soal malam kebakaran Raja terdahulu- ketika ponakannya dengar pertengkaran mereka, jubah raja untuknya dengan harapan dia mau naik takhta yang malah terasa seperti beban. Padahal dulu IAn mau tapi kakaknya pura-pura tidak tahu bahwa dia sangat menginginkannya. Jadi sekarang jika menjadi raja, dia bisa melindungi semua orang. Namun memang sempat takut karena jangan-jangan dia serakah. Hui Ju memeluknya dan berjanji akan mendampinginya menyelesaikan semua hal.
Tangis Ratap Ibu Suri yang Banyak Berkorban untuk Takhta
Entah kenapa masih ada orang yang protes di luar istana, menyuruh IAn lengser dari wali kuasa dan mencabut pangkat Hui Ju padahal sudah ada klarifikasi dari pihak Castle. Mereka sampai di istana dan Ibu Suri meminta bertemu dengan IAn. Beliau sampai bertanya kenapa IAn baru berniat jadi raja sekarang, padahal dia sudah mengorbankan banyak hal, jadi dia mau IAn juga sama sepertinya sehingga adil. Dia mengorbankan kasus kebakaran, impian semasa sekolah dan perasaannya dulu kepada seseorang yang ternyata adalah IAn!
Mengingat beberapa hal yang telah ponakannya lakukan, IAn akan membiarkan dosa-dosa yang pernah Ibu Suri lakukan, melepaskan tangannya dari dada dan menitahkan pesan pada dayang di situ untuk membiarkan Ibu Suri istirahat selama 3 hari tanpa menerima tamu. Ibu Suri menelepon ayahnya dengan harapan lelaki itu mau membiarkan IAn yang sudah berjanji akan meloloskannya, namun Inpyeong tak percaya dan malah mengatakan ada dosa-dosa lain yang pernah mereka perbuat dan seperti menyiratkan indikasi mau berbuat licik lagi. Benar saja, PM Min menemui Inpyeong!
![]() |
| Cinta bertepuk sebelah tangan Ibu Suri (dok. FB) |
Kebakaran Ke-3 Kalinya Dalam Lingkup Istana di Drama Perfect Crown
Sebelum IAn menerima titah ketiga kalinya, Raja cilik pergi ke ibunya dulu. Mereka bertangis-tangisan karena sang anak mengaku kalau mendengar semuanya di malam terjadi kebakaran yang merenggut nyawa ayahnya. Dia bahkan meminta maaf telah mengecewakan sang ibu. IAn yang sudah bersiap dengan jubah pangeran akan pergi ke aula singgasana, namun sebelum itu PM Min mengajaknya bertemu di balai konsulat. Jadi dia menyuruh asisten Do pergi duluan. Pesan itu bertepatan dengan telepon Ibu Suri yang tak dia angkat. Karena tak ada respon, Ibu Suri meminta dayangnya untuk membawakan gadis yang selama ini dia sembunyikan.
![]() |
| Raja kecil ternyata mendengar pertengkaran orangtuanya dulu (dok. dramabeans.com) |
Sementara PM Min sudah sampai, tetapi masih bertahan di dalam mobil. Hui Ju yang berpapasan dengan Inpyeong ketika mau keluar istana, kaget mendengar bunyi ledakan dari arah balai konsulat. Bersama ajudan Choi, dia pergi ke sana yang dari arah lain muncullah asisten Do dengan raut wajah ketakutan memandang ke kobaran api yang mulai membesar. Katanya IAn ada di dalam. Hui Ju panik dan berlari masuk, IAn beneran ada serta terkapar di lantai. Memegang gagang pintunya saja bikin telapak tangan Hui Ju terluka karena panas. Namun dia tetap mencoba untuk masuk. Akhirnya ajudan Choi ikut masuk walau asisten Do sempat menahannya, dia ikut membantu Hui Ju membawa IAn keluar.
IAn terbaring di kamarnya, Hui Ju takut membawanya ke rumah sakit. PM Min mencari Hui Ju hingga ke dalam kamar tempat IAn berada, memarahinya karena nekat masuk kobaran api. Dia tak mau IAn terbiar hingga tewas, sementara PM Min berujar untuk membiarkannya saja. Mendengar itu Hui Ju kaget, sampai dia bertanya ke asisten Do kenapa IAn pergi ke balai itu. Do jawab kalau IAn mau ketemu si PM yang memberi pesan sebelumnya.
![]() |
| Kebakaran ketiga kali dalam istana (dok. soompi & allkpop) |
Perdana Menteri Min Mulai Gila Cinta
PM Min memang mencurigakan, apalagi ketika rekan kerjanya mau meredam berita buruk soal keselamatan keluarga kerajaan, dia suruh biarkan saja. Hui Ju sampai turun tangan pula menyelidiki dengan meminta rekaman CCTV area balai konsulat sebulan terakhir dan harus ditinjau dalam waktu 3 hari. Kebayang tidak tuh dua asisten pribadi mereka? Hahaha. Dia juga minta catatan sif pengurus istana pada Ibu Suri dengan sedikit mengancamnya kalau tidak mau jadi tersangka. Hui Ju makin mencurigai PM Min karena penyelidikan terasa lamban, dia menyuruh unit perlindungan kerajaan dulu yang bergerak, kepolisian menyusul tanpa publik ketahui. Alasannya kasus keracunan masih terbuka jadi tidak ingin keadaan memburuk.
Mengetahui Min ada di balainya IAn, dia segera berlari bersama ajudan Choi menyusul ke sana. Untung ada asisten Do yang menemani, sampai heran dia kenapa Hui Ju habis lari. Do lantas memberitahu kalau dokter kerajaan menceritakan IAn yang hampir koma karena stres jadi perlu istirahat beberapa waktu. Hui Ju mengantar Min sampai gerbang depan, bahkan bertanya apa lelaki itu sudah tak pergi ke katedral lagi karena tidak pakai rosarionya. Nah lo. Mana alasannya lucu, masa gelang itu menghalangi dia bekerja!
Ancaman PM Min Kepada Ibu Suri
Sekretariat kerajaan mau merilis pernyataan karena ada rumor IAn telah meninggal. Banyak pembatalan kerja serta ada gosip Hui Ju dalam kondisi kritis. Min malah memanfaatkan keadaan itu dengan menceritakannya pada Ibu Suri dan meminta dia mengambil alih perwalian raja karena IAn masih belum tahu akan sadar kapan. Ibu Suri sempat mau tolak karena Hui Ju kan sudah cerita IAn akan siuman, karena itu Min ingin cepat-cepat datang ke situ. Jika Ibu Suri sudah ambil alih maka akan susah batal. Min sampai mengancam kalau itu akan bisa menjadi perintah darinya.
Tiba-tiba IAn masuk, dengan wajah pucat dia menyatakan untuk tetap melakukan tugas kenegaraan. Ada rumor di luar yang mempertanyakan keberadaannya, jadi ini kesempatan untuk mengubah opini publik. Ya elah padahal si Min malah membiarkan, pulang dari istana, telepon Inpyeong suruh bereskan beberapa hal karena IAn siuman, minum-minum terus banting gelas. Rada-rada gila memang!
Hui Ju yang mendengar IAn sudah sadar segera berlari ke arahnya. Dia heran kenapa IAn setelah siuman malah pergi ke Ibu Suri, kemudian bertanya seberapa besar lelaki itu memercayai PM Min. IAn menjelaskan bahwa si PM terikat dengan kabinet sedangkan dia dengan takhta jadi kemungkinan besar tidak akan mengkhianatinya. Esoknya malah muncul berita penangkapan pelaku kebakaran di balai konsulat adalah seorang anggota pengawal kerajaan, motifnya karena ingin IAn lengser.
Ibu Suri Sadar Ayahnya Telah Berbuat Nekat
Inpyeong menemui Ibu Suri dan memintanya menggunakan alasan ledakan gas sehingga kemungkinan IAn akan sulit menjalankan tugas. Ibu Suri bertanya dengan lirih, dari mana bapaknya tahu soal itu yang dirahasiakan ke publik. Sudah tidak tahan lagi, Ibu Suri meminta Areum untuk menjadi saksi nantinya, menjamin keluarganya akan tetap aman. Lalu dia mendatangi IAn sambil mengenakan jubah berwarna putih panjang serta rambut terikat satu tanpa hiasan, berlutut meminta maaf serta hukuman untuknya dan Inpyeong.
Dia juga memberikan bukti kejahatan kasus keracunan dan mengungkapkan fakta kebakaran belum lama ini kemungkinan karena ayahnya. IAn heran kenapa baru sekarang apa karena dia akan segera jadi raja. Ibu Suri menangis dan bilang kalau tugasnya melindungi takhta, jadi dia ingin melindunginya dari ayah maupun keserakahannya. Sebagai gantinya dia memohon pengampunan untuk Raja cilik. Hui Ju pergi ke tempat berburu karena ada PM Min di sana. Dia memancing Min, lalu menodongkan pistol dan menggertak dengan halus bahwa apa entitas berbahaya itu adalah si pengawal yang lelaki itu tangkap.
![]() |
| Ibu Suri memohon ampun atas anaknya (dok. joynews24.com) |
Tuan Inpyeong Berhasil Tertangkap dan Hui Ju Mencurigai PM Min
IAn mabuk di kediaman pribadinya, Hui Ju datang dan dia cerita soal Ibu Suri yang memohon ampun demi sang ponakan membuatnya tidak tahu harus berbuat apa. Hui Ju hanya bisa menatap IAn yang tertidur, merasa hati suaminya itu sangat lembut dan membuatnya sedih. Esoknya IAn bertanya pada PM Min kenapa kasus keracunan belum ada penyelesaian, sementara pelaku kebakaran sudah dia temukan lebih dulu. Akhirnya Min cepu, mengatakan bahwa ayah Ibu Surilah pelakunya.
Teringatlah dia dengan perkataan Ibu Suri untuknya berhati-hati pada Min yang sudah tahu perbuatan ayahnya tapi masih merahasiakan hal itu. IAn heran kenapa Min masih mau mempertimbangkan hukuman apa buat Inpyeong. Malah lelaki itu balas, kalau Inpyeong tak akan menginjakkan kaki di dunia ini agar takhta tak hancur. Mau dibunuh gitu maksudnya? Jelas IAn kesal dan bilang hukumannya ya harus di dunia ini dan akhirnya menyatakan agar takhta lebih baik hancur, sesuatu yang tak akan bertahan selamanya. Dia juga menyatakan keinginannya untuk menghapus monarki setelah jadi raja.
Tuan Inpyeong akhirnya tertangkap. IAn mengunjunginya, lalu menyampaikan bahwa Ibu Surilah yang membocorkan kejahatannya, jadi hukuman anaknya itu akan tergantung dengan sikap lelaki itu. Min berusaha untuk menghasut kabinet dengan menceritakan soal niat IAn yang mau menghapus takhta. Setelah rapat, rupanya ada Hui Ju menunggu di bawah tangga. Dia menyatakan si Min tahu soal Inpyeong meracuninya. Min membalas apa Hui Ju tahu IAn mau hapus monarki? Sang putri jelas membela suaminya dong, bagaimana kalau abad 21 ini takhta adalah entitas yang berbahaya? Min masih ngeles, bilangnya itu keputusan negara. Mendengar itu Hui Ju hanya bisa menghela napas dan menyatakan bahwa mereka bisa jadi musuh.
IAn Menjadi Raja ke-34 dengan Membawa Agenda Kontroversial
Penobatan raja akhirnya berlangsung dan setelah IAn masuk aula singgasana, dia segera membuka diskusi untuk penghapusan monarki. Ada kabinet hingga kerabat kerajaan, termasuk ayah Hui Ju di situ, bahkan sejarawan yang akan mencatat kejadian tersebut. Malam sebelumnya IAn cerita ke Hui Ju kalau dia mau menghapus takhta dan dia yakin istrinya mau memahami. Hui Ju dengan mantap bilang kalau itu semacam revolusi dan impian IAn. Bahkan tidak masalah walau baru saja dapat gelar ratu karena dia bukan mau status, tapi lebih tepatnya kesal karena mengorbankan banyak kesempatan. Intinya, dulu karena bukan bangsawan meski bergelimang harta, statusnya tetap terasa rendah di mata masyarakat sehingga ada kesempatan yang tidak bisa dia dapatkan karena itu. Sekarang dia sudah dapat itu, jadi walau terhapus, orang akan tetap mengenangnya sebagai mantan ratu dong.
IAn yang membahas itu di aula tentu saja mendapat kritikan, namun dia mempertegas kalau kebanyakan negara monarki konstitusional juga setiap tahun mempertanyakan soal penghapusan mereka sendiri. Bahkan mengungkit perkataannya Min bahwa raja tidak bisa jika tidak rakyat dukung, eh malah berkelit doi dengan menyatakan raja bisa tergantikan tapi takhta akan tetap bertahan. Sampai media meliputnya ketika keluar dari istana, dia menyatakan agar rakyat tidak perlu khawatir. Hui Ju mengerti kalau IAn butuh sentimen publik karena kerabat kerajaan dan kabinet banyak yang akan menentang.
![]() |
| IAn menjadi raja lalu menghapus monarki (dok. X) |
Usaha PM Min untuk Meruntuhkan Kekuasaan IAn
Ibu Suri menemui ayahnya di penjara. Dia menegaskan agar dosa-dosanya cukup sampai di situ, juga berhenti mengklaim dia sebagai putrinya. Inpyeong segera membocorkan keterlibatan Min yang memanggil IAn ke balai konsulat padahal tahu akan ada ledakan. Nah keluar dari area berkunjung, muncul Min yang membuat Ibu Suri kaget sampai langkah kakinya ikut mundur. Alasannya sih mau ngantar ke istana, tapi niatnya mengancam Ibu Suri agar menyuarakan keberatan penghapusan monarki di rapat minggu depan antara IAn, kabinet dan kerabat kerajaan, dengan memberi narasi seolah penghapusan itu ambisinya IAn bukan kehendak takhta.
Ibu Suri tanya kalau misal dia mau menolak permintaan itu apa yang akan Min lakukan. Min senyum dengan sombong, mengancam akan menjebloskan sang anak ke penjara mengikuti jejak Inpyeong. Akan mendapat cap penjahat seumur hidup. Dia menyinggung soal Ibu Suri yang membuang dekrit kerajaan sebelumnya (dekrit suaminya dulu sebelum kebakaran), jadi anaknya tidak pantas naik sebenarnya. Selama ini diam karena tidak mau menghancurkan takhta, yang mendapat balasan, kenapa Min mau membunuh IAn. Min mengakui akan melakukan apa saja sebanyak yang dia perlukan. Beruntungnya tanpa Min tahu, Ibu Suri merekam pembicaraan mereka selama di mobil itu.
Bukan hanya itu usaha Min menggoyang istana. Dia menurunkan anggaran untuk mereka lebih tepatnya ranah Hui Ju sebagai ratu. Namun Hui Ju dengan cerdik mau memakai uangnya untuk itu, jadi menolak pendanaan dari Min untuk sementara, bahkan anggarannya lebih besar loh! Min kesal dan berpikir si IAn makin picik karena sekarang pakai uang mertuanya hahaha. Setelahnya Da Yeong menelepon Hui Ju untuk datang ke rumah karena menurut info keluarganya, beberapa hari lagi akan ada panggilan resmi mengenai penyelidikan dana gelap. Sekali lagi Hui Ju dengan cerdik mau mengubah narasi dari dana gelap ke penyalahgunaan kekuasaan dari pihak penyelidik. Mantap memang ibu CEO satu ini.
Pukulan Telak dari Hui Ju untuk PM Min
Sang kakak bahkan mengajukan diri untuk diinterogasi menggantikan ayahnya. Ayah mereka menyetujui usaha kekompakan itu, bahkan menyuruh Tae Ju mengantarnya pulang ke istana! Gimana Hui Ju tidak terharu, sampai di istana sebelum masuk, dia mengucap tim hukumnya cakap, jadi kalau perlu bantuan tinggal bilang. Tae Ju bilang hanya adiknya itu yang sering meremehkan dia, intinya tak perlu khawatir. Hui Ju lantas menjawab dengan malu-malu bahwa dia mau mengusahakan untuk tidak kasar lagi sekarang oppa hahaha. Manis amat kakak adik satu ini :D
Hui Ju melihat Ibu Suri berjalan bersama sang anak di area istana. Dia kemudian mengajak Ibu Suri berbicara, mau minta dukungan karena kerabat kerajaan pasti masih mau mendengarkan beliau. Lagian Hui Ju terlihat mengasihaninya, menurut ajudan Choi, beliau sudah jarang keluar kamar sejak Inpyeong tertangkap. Ibu Suri memberinya rekaman pembicaraan fatal dengan Min! Sampai nangis Hui Ju mendengarnya karena tidak menyangka oppa kesayangannya berlaku seperti itu.
Ketika rapat berlangsung lagi, di saat itu Hui Ju menyela mereka, memberikan bukti rekaman dan akhirnya Min tak punya alasan untuk membela diri! Namun sebelum itu, IAn berbicara berdua dengan sahabatnya itu. Menanyakan kenapa dia bertindak begitu. Ya elah Min menjawab kalau sudah berkali-kali memperingatkannya untuk menjauhi Hui Ju, sampai IAn menghela napas heran, udah kemakan bucin ternyata. Lantas dia balas, ya salahmulah, menganggap IAn merebut yang sebenarnya bukan miliknya hahahaha.
Masa Transisi Pemerintahan Korea Versi Drama Perfect Crown
Setelahnya ada pemungutan suara rakyat untuk menentukan penghapusan monarki. IAn menginginkan namanya kembali, tanpa gelar dan mau Hui Ju memanggil dengan nama aslinya- Lee Wan setelah semuanya selesai. Sementara Do dan Choi akhirnya jadian setelah berciuman panjang di jalanan, 2 dayang yang naik bus juga melihat mereka hahaha. Setelah resmi penghapusan, Hui Ju menunggu IAn di luar istana dan memanggil namanya untuk pertama kali sambil melambaikan tangan dengan raut wajah bahagia. Ayahnya yang ada di aula juga tampak tersenyum bangga.
Selama 3 tahun IAn yang sekarang menjadi Wan- dan Hui Ju menyelesaikan tugas-tugas monarki dan akhirnya menjadi rakyat biasa. Hui Ju kembali sebagai CEO di perusahannya dengan asisten Do di sampingnya. Banyak pekerjaan yang Tae Ju tinggalkan untuknya, apalagi dia datang minta bantuan untuk mengelola Castle Card sementara karena Da Yeong hamil hahaha.
Sementara Wan di kediaman pribadinya asyik memasak bareng ajudan Choi yang bertanya kenapa dia tidak balik bekerja saja dengan memanggil namanya langsung. Memang Wan punya beberapa yayasan setelah menyortir aset kerajaan, namun dia bisa meninjau dokumen penting dari rumah. Kalaupun mau pergi kerja nanti saja karena dia ingin cuti lama, dulunya dia kerja siang malam sih hahaha. Macam WFH gitulah doi. Dapat telepon dari Hui Ju yang sibuk dan tak bisa makan malam bareng mereka, bahkan Do juga sampai Choi ikut mengeluh. Yap, Choi juga udah menikah dengan Do! Bahkan dia memanas-manasi Wan untuk melamar lagi, masa doi tidak pakai cincin nikah hahaha. Dayang Choi datang memberi hadiah tempat tidur nyaman dengan harapan Wan akan segera punya anak, namun si ajudan tertawa karena pasangan itu belum ingin, lebih sibuk kerja XD
Interaksi dalam Keluarga Dua Pihak Makin Hangat
Hubungan Hui Ju dengan ayahnya juga semakin menghangat. Rupanya sang ayah sudah bicara dengan Tae Ju sebelumnya dan menyuruh Hui Ju untuk membuktikan diri dengan menjamin sang putri tak akan rugi. Lalu saat berdiri, dia memanggil nama Hui Ju dengan sayang, menyatakan bahwa dia tidak pernah ingin anaknya itu kalah. Beliau ingin Hui Ju berhenti melawan semua orang dan tak akan menghentikannya. Raut wajahnya sangat hangat dan tersenyum membuat mata Hui Ju berkaca-kaca. Pulangnya di rumah Hui Ju juga sangat bahagia, terus tersenyum lebar ke Wan yang sementara pegang jarinya sendiri hahaha. Mau bilang soal cincin Wan? Tambah terdiamlah dia mendengar kakak iparnya sedang hamil :D
Hubungan Wan dengan Ibu Suri alias Yi Rang juga membaik. Dia membelikan alat musik untuk sang ponakan setelah melihat-lihat bersama Yi Rang, bahkan menawarkan untuk pergi makan malam bareng dengan ponakan. Namun Yi Rang masih jadi ibu yang cukup ambisius (lebih ke positif sih), dia menolak karena mau mengantar anaknya pergi les. Mereka bahkan saling memanggil nama dan tersenyum, akrab kembali seperti zaman sekolah. Wan pergi ke toko bunganya Choi untuk Hui Ju sampai bicara soal cincin dan lamaran, eh malah Hui Ju muncul bareng Do hahaha. Sampai di rumah, Wan bertanya apa Hui Ju tidak mau pakai baju pengantin juga. Mendengar beberapa pertanyaan soal cincin, lamaran sampai baju, Hui Ju selalu menjawab kenapa mesti repot-repot. Wan kesal jawabannya sesimpel itu, yah Hui Ju bilang kalau mereka kan sudah melewati itu semua (teringat Full House dan Princess Hours banget adegan ini!).
Cinta Berbalas Sang Pangeran di Drama Perfect Crown
Wan seperti ragu dan Hui Ju bilang lagi kalau perasaannya nyata saat itu. Tambah kagetlah Wan soalnya sebelum lamaran kan mereka pernah ciuman. Hui Ju pindah ke ruangan lain, tempat di mana pertama kali dia melamar lelaki itu. Lalu membuka kipas persis dengan apa yang Wan lakukan padanya! Menutupnya, Hui Ju lantas bertanya kapan Wan mulai menyukainya. Lelaki itu mengungkapkan dengan jujur kalau dia suka Hui Ju sejak di lapangan panahan semasa sekolah. Ketika Hui Ju mengatakan namanya saat Wan menegur soal pelanggaran jam latihan.
Gadis itu dulu begitu populer jadi dia sering mendengar beritanya. Karena itu Wan pikir akan bertemu lagi dengan Hui Ju tapi ternyata cukup lama tak berjumpa. Hingga akhirnya Hui Ju muncul di acara jamuan HUT dan istrinya itu segera membalas kalau Wan berarti segera mengejarnya, mengiyakan dengan ciuman! Lalu Wan mengutarakan secepatnya karena takut kehilangan lagi. Wan pergi ke museum, melihat jubah rajanya dengan papan nama bergelar Sungjo. Dia merasa lega karena semua ini adalah pilihannya dan kini bahkan bebas memakai baju jersey dan berciuman dengan sang istri di pertandingan baseball. END.
![]() |
| Impian Wan tercapai pakai jersey dan kiss cam (dok. news.nate.com) |
Drama Korea Perfect Crown (2026) ini cocok buat kamu yang menyukai cerita romansa dengan bumbu monarki modern dan perebutan kekuasaan, plus hubungan matang antara orang dewasa. Beberapa teori, kontroversi, kelebihan, kekurangan bahkan quotes dari drakor ini kuulas di bagian berikut ya, soalnya kepanjangan ini sudah lebih dari 11 ribu kata, sampai ketemu nanti :)
Info Seputar Drama Perfect Crown (2026)
Judul Drama : Perfect Crown (2026);
Tgl Tayang : 10 April - 16 Mei 2026;
Stasiun TV / Streaming : MBC TV, Disney+;
PH : MBC, Kakao Entertainment;
Genre / Rate : Drama, Romansa, Komedi /13+;
Negara Asal : Korea Selatan;
Episode / Durasi : 12 eps / 60~ menit;
Pemain : IU sebagai Seong Hui Ju, Park So Eun sebagai Hui Ju muda, Byeon Woo Seok sebagai Pangeran Agung IAn, Lee Su Ho sebagai IAn muda, Noh Sang Hyun sebagai Min Jeong Woo, Gong Seung Yeon sebagai Yoon Yi Rang, Yoo Su Bin sebagai Choi Hyeon, Choi Ji Su sebagai Lee Areum, Lee Si Hun sebagai Kim Yeong Mun, Jung Ji An sebagai Kim Yeong Seon, Jin Se Rim sebagai Yoo Ji Soo, Cho Seung Yun sebagai Seong Yeong Guk,
Lee Jae Won sebagai Seong Tae Ju, Kim Geon U sebagai Seong Tae Ju muda, Chae Seo An sebagai Han Da Yeong, Sung Joon sebagai I Hwan, Kim Eun Oh sebagai I Yun, Park Jun Myun sebagai Choi Jin Suk, Lee Chae Kyung sebagai Im Sun Hwa, Kim Soo Jin sebagai Jung Mi Hee, Jo Jae Yoon sebagai Yoon Sung Won, Son Jun Ho sebagai Raja Hui Jong, Heo Nam Jun sebagai Kim Yeon Jun, Kim So Hyun sebagai Ratu Ui Hyeon.
Rating versiku : ⭐⭐⭐⭐/5






























Comments
Post a Comment