Kisah Hidup Ngenes Minoritas dari Ernest Prakasa Sejak Kecil Hingga Menikah ~
Hai. Kembali dengan review film Indonesia berjudul Ngenest (2015) yang seakan menyindir isu SARA di masyarakat, apalagi yang lagi hangat-hangatnya sekarang. Yah, hanya sekedar intermezzo sih. Supaya kita lebih menghargai perbedaan sesuai dengan Bhinneka Tunggal Ika. Tapi bener loh, di kampungku sendiri ada anak-anak kecil yang teriak meremehkan "Cina... Cina... makan b***", bayangkan ... tidak mungkin pikiran itu muncul begitu saja kan di otak seorang anak?
Lanjut, film ini sebenarnya punya premis yang kuat dari tiga novel berjudul sama. Apalagi ini film semi-otobiografi dari Ernest Prakasa. Tapi akhirnya aku malah lebih demen sama film Ernest selanjutnya, Cek Toko Sebelah yang bikin mewek-mewek. Tapi patut diapresiasi karya pertamanya ini, karena bukan sekedar lucu bin aneh kayak Comic 8, tapi film ini juga ada pesan moralnya. Seperti tagline filmnya : kadang hidup perlu ditertawakan.
.jpg)