Mengantar Paket ke Raccoon City yang Terdampak Virus Zombie ~
Hai, apa kabar guys? Kali ini aku membawa ulasan film yang baru saja tayang di bioskop dan berkaitan dengan game PS Capcom yaitu Resident Evil (2026). Merupakan reboot kedua dan film kedelapan dalam franchise-nya, film Resident Evil (2026) berkisah tentang Bryan, kurir medis yang tergiur dengan upah ganda, sehingga walau sudah lewat jam kerja, dia rela menembus jalan bersalju menuju Raccoon City yang ternyata mengalami penyebaran wabah zombie.
Kalau kamu mengamati gambar poster filmnya di bagian kiri atas, apa yang ada di benakmu? Apa mungkin kamu pernah melihatnya di suatu tempat? Tepat sekali, pasti kebayang sama Weapons bukan? Nah, sutradara dari film itu sama dengan yang di Resident Evil (2026) ini yaitu Zach Cregger. Beliau juga menulis naskahnya bareng Shay Hatten. Katanya Zach beberapa kali menamatkan game Resident Evil, sehingga meletakkan beberapa easter egg dalam film ini. Dengan mengikuti kisah perjalanan 1 orang, pemain utamanya adalah Austin Abrams (Scary Stories to Tell in the Dark dan Weapons).
Sinopsis dan Review Film Resident Evil (2026) : Perjuangan Kurir Medis Mengantarkan Paket Menuju Ilmuwan Umbrella Corporation
Film Resident Evil (2026) mengambil latar tahun ini walau kisahnya paralel dengan game RE 2 (1998), mulai dari Bryan yang sedang mengantar paket medis di sebuah rumah sakit. Sebenarnya jam kerja Bryan akan segera berakhir dan situasi di luar sana dingin karena salju turun. Namun Bryan akhirnya setuju karena tergiur upah ganda meskipun tempat yang akan dituju juga cukup jauh. Bryan harus pergi ke rumah sakit umum Raccoon City secepatnya karena paket itu urgent, kemungkinan organ untuk pasien transplantasi.
![]() |
| Bryan, kurir medis disuruh ke RS umum Raccoon City |
Berada di jalanan licin bersalju, nyatanya membuat mobil tidak bisa melaju kencang. Bryan mendapat telepon dari sang kekasih, Michelle yang mengindikasikan dirinya sedang mengandung. Respon Bryan yang seperti orang bingung membuat Michelle kesal, apa mau mempertahankan sang janin atau tidak. Mereka saling bujuk dan dia memutuskan untuk tidur malam itu di rumah temannya. Bryan kembali membujuk dan ketika itulah seorang wanita melintas tepat di depan mobilnya. Dia tak sengaja menabrak dan segera turun untuk mengecek keadaan.
Anehnya sang wanita tidak ada di belakang mobil, namun menyisakan jejak-jejak kakinya masuk hingga ke dalam hutan. Berbekal senter HP, Bryan dengan ragu menelusuri jejak tersebut hingga menemukan si wanita telentang sambil kedua tangan terangkat ke atas. Darah ada di sekitar mulut dan badannya. Bryan yang kasihan dan cemas akhirnya menaikkan wanita itu ke mobil, duduk tepat di sebelahnya.
![]() |
| Pacar Bryan dan wanita yang tertabrak di jalan bersalju |
Si Wanita Aneh Mengamuk dan Mengejar Bryan!
Sheriff atau polisi setempat, Wilson heran karena laju mobil yang dikendarai Bryan rada oleng sehingga menghentikannya. Bryan jujur bahwa dia tak sengaja menabrak wanita yang duduk di sampingnya, yang bersikap aneh karena tangannya mau merogoh wajah lelaki itu. Dia juga mengaku tujuannya untuk mengantar paket ke RS, sekalian bisa mengecek keadaan si wanita. Sehingga Wilson menawarkan diri untuk memandu Bryan, bahkan mewanti-wanti agar lelaki itu tidak kabur jika tak mau dicap kriminal. Bryan mengiyakan namun meminta tolong agar si wanita aneh dipindahkan ke mobil patroli Wilson hahaha.
Apa yang bisa diharapkan dari wanita aneh tadi, mobil patroli Wilson mulai bergoyang tak terkendali hingga oleng ke sisi kiri. Bryan segera turun dan menghampiri mobil, mendapati Wilson terluka dan tidak sadar. Sementara si wanita aneh sudah tidak ada lagi di samping. Bryan mencoba berkomunikasi dengan pihak kepolisian, namun tidak bisa terhubung karena sinyal yang jelek. HP-nya juga mengalami kondisi yang sama. Wanita aneh muncul dari kegelapan dan meneror Bryan yang beruntung mendapati pistol milik Wilson, bersembunyi beberapa kali di balik mobil hingga akhirnya melepas tembakan. Si wanita berhasil ditaklukkan dan Bryan melanjutkan perjalanan tanpa mobil karena mesinnya tertembak peluru nyasarnya XD
![]() |
| Si wanita aneh dalam film Resident Evil (2026) |
Rumah dengan Senapan dan Serbuan Anjing Ganas
Badai salju semakin parah dan Bryan begitu kedinginan. Mendapati ada rumah di dekatnya, dia mencoba masuk ke pekarangannya walau dihalangi kawat-kawat bertegangan listrik. Bryan sempat jatuh karena kakinya tersengat, namun baru saja mau melangkah, seekor anjing ganas menggonggong terus dan mengejarnya. Bryan sampai masuk ke sebuah bangunan penyimpanan (seperti gudang) yang tinggi dan bergegas menaiki tangganya, sempat kakinya dijangkau si anjing, namun lelaki itu berhasil lolos. Tangganya juga dia angkat untuk menutup pintu, lalu melemparkannya ke arah si anjing yang tentu saja tidak kena hahaha. Niatnya mau turun lewat jendela, tapi ternyata tinggi, tangganya sudah tidak ada XD
![]() |
| Pekarangan rumah dengan pagar kawat bertegangan listrik |
Bryan akhirnya berhasil turun dengan melompat pada kait yang jatuh mentah-mentah ke bawah hahaha. Si anjing rupanya tetap mengejar dan Bryan hampir tergigit. Untung moncongnya terhalang pagar, Bryan meledek bahwa kenapa hewan itu begitu galak. Eh malah dia yang kaget karena si anjing tiba-tiba menjadi makhluk aneh dengan lidah-lidah panjang yang menarik kakinya! Dia menembak si anjing dengan kebingungan, berulang kali mengucap bahwa apa yang dia alami tidak nyata hahaha. Bryan mencoba masuk ke dalam rumah, setelah sebelumnya memberi salam namun tidak ada jawaban. Menyalakan lampu namun tidak ada penghuninya. Mencoba telepon di lantai bawah tapi tidak terhubung. Dia bahkan mendapati ada senapan tanpa peluru di situ.
Pemilik Rumah dan Si Wanita Aneh Memburu Bryan Lagi
Akhirnya dia naik ke lantai dua, mencari peluru sekaligus alat komunikasi lain. Dalam suatu kamar, Bryan berhasil mendapatkan sekotak peluru dan bisa menghubungi kotak suara Michelle dengan telepon di samping tempat tidur. Tetapi betapa kagetnya dia melihat si wanita aneh berlari dari kegelapan hutan menuju ke arah rumah tempat Bryan bernaung sekarang! Dengan tangan gemetar dan napas beradu, Bryan berusaha memasukkan peluru-peluru ke dalam senapan.
Seorang lelaki tua menerjangnya dan Bryan melepas tembakan ke arahnya. Lelaki berpiyama itu sepertinya si pemilik rumah. Suara langkah kaki si wanita terdengar di bawah hingga bergegas naik dan Bryan berhasil menembaknya! Kepala wanita itu pecah, lidah-lidah panjang seperti si anjing tadi keluar dari lubang lehernya yang menganga dan mencengkeram kepala mayat si bapak hingga seakan dua tubuh itu menyatu. Melihat itu Bryan terpana sekaligus ketakutan, akhirnya dia berani menjauh dari sana dan bergegas keluar rumah. Dilihatnya mobil terparkir di halaman, namun sayang pagarnya terkunci oleh gembok besar. Sudah pakai pistol tetap gembok itu sulit terbuka. Pakai kunci juga kesulitan.
Tiba-tiba lampu rumah itu menyala dan dari dalam tampak di pintu beberapa tangan dan siluet baju. Bryan ketakutan dan tancap gas, berusaha menabrak pagar dengan mobil namun realitanya tidak sama dengan film-film. Mobil itu malah nyangkut di tengah-tengah pagar dan dia terpaksa berlari melintasi jalan gelap.
![]() |
| Bryan mengalami teror intens di dalam rumah |
Anak Pembawa Petaka dan Dua Karyawan Umbrella Corporation
Ketika melewati sebuah terowongan, banyak mobil-mobil terparkir sembarangan di sana. Mencoba masuk di sebuah bus mini yang sepertinya milik sebuah keluarga, Bryan menemukan seorang anak perempuan bersembunyi di toilet dan memohon untuk diselamatkan. Setelah sang ibu menggigitnya dan entah pergi kemana, dia mengurung diri di situ dan kakinya terasa sakit. Mengerikan, setelah disenter, ternyata kaki anak itu bertentakel!
Anak tersebut berubah seperti monster dan menggigitnya sehingga Bryan terpaksa menembaknya. Di tengah jalan, si wanita mutan dengan gabungan beberapa tubuh mengejarnya dari dalam hutan. Bryan ditolong oleh Paul dan Maxine, karyawan Umbrella Corporation yang menghalau si wanita mutan dan membawanya ikut bersama-sama di dalam mobil. Paket itu rupanya untuk perusahaan kedua orang itu, isinya bahan untuk obat anti virus dari wabah yang beredar dan membuat manusia seperti zombie mutan. Sepertinya bencana ini juga berawal dari tindakan si Paul. Maxine yang tangkas dan membawa senjata kemudian turun ketika melihat seorang gadis dikejar kawanan zombie.
Bryan dan Paul menunggu di dalam mobil dengan harap-harap cemas. Karena lama, Paul ingin pergi namun kunci mobil rupanya dibawa Maxine. Lelaki itu menyuruh Bryan untuk mencari Maxine dan mengambil kunci, juga menunjukkan senapan di bagian belakang mobil. Bryan mencoba belajar menggunakannya sampai tak sengaja melepas satu tembakan, membuat Paul memarahinya dan menyuruh dia keluar karena tindakannya akan merusak mesin.
![]() |
| Paul dan Maxine menolong Bryan di film Resident Evil (2026) |
Sosok Mutan Gemuk dan Hujan Zombie
Bryan pergi ke arah depan bangunan tempat Maxine tadi menghilang. Dia mendapati tubuh wanita itu tergeletak sangat mengenaskan. Dua kali percobaan mau ambil kunci yang tersemat di celana, namun Bryan gagal karena seperti ada yang menarik tubuh itu ke dalam. Balik lagi ke arah mobil dengan Paul yang beberapa kali membunyikan klakson, yang dipikir Bryan untuk menyuruhnya bergegas mengambil kunci. Namun rupanya bunyi itu karena tentakel-tentakel panjang yang menarik Paul hingga terseret keluar dan menghilang dari pandangan.
Sesuatu yang besar seperti monster gabungan tubuh bertentakel mengejarnya hingga masuk ke dalam gang-gang dengan pagar tinggi, hingga mentok dan Bryan turun ke saluran pembuangan bawah tanah. Sepertinya aman hingga Bryan melangkah lebih dalam dan melihat sosok lelaki pucat tidak wajar yang berperut besar duduk menyendiri dalam kegelapan. Betapa kagetnya dari dalam perut makhluk itu keluar banyak tikus ganas sehingga Bryan menembak semuanya sampai tewas berdarah-darah. Naik ke atas jalan, Bryan tetap berlari karena kawanan zombie dari atas gedung mengejarnya dan jatuh seperti hujan darah. Dia berbalik untuk bersiap mau melawan, namun rupanya para makhluk itu beneran sudah tewas. Tidak ada mutasi menjadi monster tentakel atau semacamnya.
![]() |
| Teror sosok berperut besar dan hujan zombie |
Rumah Sakit Umum Raccoon City dan Tantangan Lift
Bryan sampai di depan RS yang dari balik pintu kacanya terlihat para zombie mondar-mandir. Untuk menghindari mereka Bryan memilih pergi ke tempat parkir. Namun lagi-lagi ada pagar dengan gembok di sana. Mencoba peruntungannya, kali ini Bryan berhasil memecah gembok dengan senjata api. Masuk ke dalam dia mencoba untuk naik lift namun ternyata pintunya tidak bisa terbuka. Putus asa Bryan memerhatikan luka gigitan di tangannya yang makin parah, urat-uratnya hingga ke dada mulai menghitam. Bryan makin merasa sentimental ketika melihat stiker stick figure keluarga di kaca belakang suatu mobil. HP-nya masih tidak ada sinyal, sehingga Bryan merekam suara, berharap suatu saat nanti Michelle bisa mendengar pesan terakhirnya itu.
Suara interkom memecah ratapannya, seseorang telah memantaunya dari CCTV. Bryan diminta untuk naik hingga ke lantai teratas, lantai 28 dengan tangga darurat. Katanya lift tidak bisa dipakai karena ada insiden di dalam gedung. Bryan yang makin lemah dengan kaki terseok-seok hanya sanggup naik hingga lantai 4. Dia memilih masuk ke dalam dan mencari lift. Ternyata bisa digunakan dan dia mengeluh kenapa tidak dari lantai pertama hal itu terpikirkan.
Namun mendadak liftnya terhenti padahal belum lama bergerak dan cairan asam melubangi dinding atas. Lubangnya makin lebar karena cairan itu tidak berhenti jatuh. Setelah melongok ke atas, kelihatan sosok mutan memuntahkan cairan asam berkali-kali hingga Bryan berpegangan pada bagian kecil lift dan berhasil mendarat di suatu lantai RS. Dia memukul si mutan dan melihat ada monster lain dari saluran lift mendekatinya, sehingga menggunakan mutan tadi untuk memuntahinya. Setelahnya Bryan mendorong si mutan muntah ke saluran itu.
Ruang Kebidanan dan Keegoisan Para Ilmuwan Umbrella Corporation
Bryan pergi menuju koridor dan membaca denah RS di dinding. Dia harus melewati ruang kebidanan dan keluar dari pintu menuju jembatan penyeberangan ke gedung sebelah. Tidak mudah karena ruang kebidanan penuh dengan gelembung dan darah berceceran di mana-mana. Hanya memakai tongkat pel sebagai senjata untuk mendorong-dorong tempat tidur bayi, hingga Bryan berhadapan dengan mutan kecil. Zombie-zombie lain keluar dari gelembung dan mengejarnya hingga keluar dari pintu seberang, namun jembatan penyeberangan ternyata putus! Hanya tersisa jalan dengan jarak tipis ke dinding gedung.
.jpg)
Ruang kebidanan di film Resident Evil (2026)
Si wanita aneh dengan mutasi banyak badan yang menempel padanya mulai menaiki gedung, membuat Bryan makin panik. Dengan sisa 1 peluru yang ada padanya, dia mencoba untuk menembak sekali lagi ke arah tongkat yang tadi dia pakai untuk menahan pintu ruang kebidanan. Dengan tepat sasaran, para zombie jatuh menimpa si monster wanita aneh. Di saat itulah Bryan berteriak "Video Game!" dengan bahagia hahaha.
Kedatangannya ke gedung itu disambut lelaki berkacamata yang bersuara di interkom tadi. Mereka sempat melewati semprotan steril, Bryan masih sempat-sempatnya minta tanda tangan atas paket yang diantar, di saat si lelaki tadi sibuk menginstruksikan para rekan kerjanya untuk mengekstrak anti virus. Bryan merasa dirinya mulai berubah dan para ilmuwan di situ tidak memedulikannya, menghubungi pemerintah dengan mengirim bantuan helikopter dan malah melakukan estafet. Akankah Bryan selamat karena anti virus Umbrella Corporation? Apakah virus ini bisa terhenti atau tetap menyebar luas di Raccoon City?
![]() |
| Bryan berada di tengah teror jembatan RS Raccoon City |
Film Resident Evil (2026) adalah Terbaik dari Para Pendahulunya!
Film Resident Evil (2026) punya beberapa easter egg yang mungkin bisa memuaskan para penggemar game-nya. Aku belum pernah memainkannya, nonton saja hanya film pertama dan itu sudah lama sekali, paling diingat adegan melewati laser itu hingga terbelah-belah hahaha. Jadi aku hanya baca referensinya saja di internet nih. Ada beberapa item seperti kotak peluru hijau, senapan, mesin ketik hingga gembok yang tersebar di beberapa adegan.
Walau begitu dari segi cerita, film ini orisinal dengan latar RE dan tidak menampilkan karakter apa pun dari game atau film-film terdahulunya. Rupanya keputusan ini tepat karena RE jadi terasa segar dan bahkan bagusnya melebihi film-film sebelumnya. Zach juga tidak pernah menonton film-film RE sebelumnya kok. Menurut Wiki, dari web Rotten Tomatoes, 96% dari 133 kritikus memberi penilaian positif, ranking-nya sekitar 7.8/10. Mantap!
Sinematografi, Scoring dan Akting Pemeran Utama yang Mumpuni
Dari sinematografi, Dariusz Wolski memegang peranan dan dengan arahan Zach mampu menghadirkan rasa seakan kita pemain game sebagai pemeran utama yang bergerak terus dari awal hingga akhir, menjalankan misi ke misi, dari ringan hingga paling berat menuju tujuan utama. Paling terasa sejak awal ketika Bryan menerima misi mengantar paket, kemudian mendapat senjata dari paling ringan hingga yang berat dll. Lalu ada beberapa adegan menembak dengan satu orang berada di depan senapan. Pemandangan malam dengan mobil yang tersorot membelah jalanan di sisi kiri-kanan hutan bersalju juga keren. Penampilan body horror mencekam, CGI-nya bagus, makeup para zombie-nya juga cocok dan gore-nya dapat banget!
![]() |
| Sinematografi dan pengarahan adegan film Resident Evil (2026) |
Aku suka bagaimana tensi dalam film ini dibangun perlahan-lahan. Alih-alih meletakkan Bryan di depan para zombie, Zach justru membuat karakternya terasa sangat manusiawi. Seorang manusia biasa, tidak mahir menggunakan senjata dan harus memahami apa yang terjadi serta melawan balik para penyerang. Bukan jumpscare seperti yang sering dipakai genre horor biasa, film Resident Evil punya atmosfer yang tidak nyaman. Kita akan menunggu dengan gugup, tanpa banyak suara atau bebunyian, tiba-tiba muncul saja itu zombie atau monster. Tidak ribut dan mengganggu. Bahkan umpatan si Bryan masih tahap normal menurutku, tidak sebanyak MC di Hope lalu hahaha. Scoring-nya yang bagus ditangani Ryan dan Hays Holladay.
Akting para pemain juga bagus, apalagi Austin yang sejak awal mampu menghidupkan karakter Bryan yang adalah orang biasa namun berusaha untuk bertahan hidup. Adegan paling aku suka ketika tangannya gemetar karena berusaha memasukkan peluru sebelum wanita aneh menerjang di rumah. Berasa banget rasa takut dan gugupnya! Selain itu aku suka dengan komedi yang diselipkan dalam film ini, baik dari tingkah MC yang kikuk atau percakapan konyol para ilmuwan baik di dalam mobil maupun lab.
Standalone yang Mudah Dipahami Namun Endingnya Bikin Geregetan!
Kelebihan lain film Resident Evil (2026) ini adalah standalone alias berdiri sendiri. Walau latar virus hanya dijelaskan sepintas melalui ilmuwan di dalam mobil, sudah cukup untuk para penonton kasual bisa memahami walau tidak pernah memainkan game atau menonton film lamanya.
Meskipun film ini punya segudang kelebihan, sayangnya mendekati akhir tensi menurun dan kita harus berhadapan dengan estafet bodoh para ilmuwan. Kamu harus nonton dan menilai sendiri endingnya. Sebenarnya orang biasa menghadapi situasi luar biasa pada realitanya akan sangat susah untuk bertahan, namun andai saja Zach memilih jalan berbeda, mungkin akan lebih baik. Tapi endingnya bisa membuka kemungkinan untuk sekuel yang skalanya lebih masif lagi sih. Bisa saja ada kelanjutan nasibnya Bryan seperti Hyun Soo di Sweet Home 2. Padahal menurutku tidak apa-apa durasinya diperpanjang dikit untuk memberi closure yang jelas hehehe.
Film Resident Evil (2026) mengajarkan kita untuk jangan egois dan bersikap tenang dalam situasi apa pun. Tahu berpikir cepat dan bergerak tangkas. Jangan juga terlalu baik hingga merugikan diri sendiri dan jika ada sesuatu yang terasa aneh, lebih baik hindari daripada menghadapinya tanpa persiapan.
Buat yang suka genre bertahan hidup dari kejaran zombie, dengan unsur komedi, Sci-Fi dan game yang kental, atau memang pencinta RE, film ini akan sangat cocok untuk kamu tonton. Ulasan cepat film-film yang aku tonton termasuk ini, sudah kuposting lebih dahulu di Threads, boleh lihat di sini dan follow saja kalau mau update ya hehehe. Ayo segera ke bioskop sebelum keburu turun layar :D
Info Seputar Film
Judul Film : Resident Evil (2026);
Tgl Rilis : 15 September 2026 (Los Angeles), 16 September 2026 (Indonesia), 18 September 2026 (United States);
PH : Columbia Pictures, Constantin Film, Davis Films, Vertigo Entertainment, PlayStation Productions, Sony Pictures Releasing;
Genre/Rate : Sci-Fi, Psychological Thriller / 17+;
Negara Asal : USA;
Waktu : 94 Menit;
Sumber Foto : Trailer Youtube.
Rating versiku : ⭐⭐⭐⭐/5


.jpg)


.jpg)


.jpg)
No comments:
Post a Comment