Review Film The End of Oak Street (2026)

Sinopsis dan Review Film The End of Oak Street (2026)

Tiba-tiba Muncul Dinosaurus di Jalan Era Tahun 1980an ~

    Halo! Tahun ini menjadi kejayaan Anne Hathaway yang film-filmnya rilis dalam waktu hampir berdekatan, mulai dari The Devil Wears Prada 2, Mother Mary, The Odyssey, hingga yang nantinya akan tayang yaitu Verity. Kali ini aku mau mengulas filmnya yang masih tayang di bioskop yaitu The End of Oak Street (2026). Sutradara sekaligus yang menulis naskahnya adalah David Robert Mitchell, dengan banyak produser yang salah satunya JJ Abrams, pernah membuat beragam film bergenre sci-fi. Film The End of Oak Street (2026) berlatar tahun 1980-an di mana terjadi peristiwa kosmik misterius yang memisahkan sebuah kawasan pinggiran kota dan memindahkan lingkungan mereka ke zaman prasejarah dengan dinosaurus yang merajalela.

Sinopsis dan Review Film The End of Oak Street (2026): Fenomena Kosmik Misterius yang Memindahkan Penghuni Suburban ke Zaman Prasejarah

    Film The End of Oak Street (2026) bermula dengan kehidupan keluarga kawasan suburban, jalan Oak daerah Flowervale, Michigan yang berada di ujung kehancuran pada tahun 1982. Keluarga Platt, terdiri dari Greg yang telah dipecat dari pekerjaannya dan menyembunyikan kenyataan itu dengan melakukan hal lain, yaitu mengantarkan pesanan pizza. Istrinya, Denise adalah seorang ibu rumah tangga biasa yang menyembunyikan projek menulisnya di rubanah. Alasannya kesana untuk mencuci baju, padahal sering berlama-lama mengetik pada malam hari sambil mendengarkan lagu dari headphone.

    Mereka memiliki 2 anak, masing-masing ada Audrey, remaja putri dan adiknya putra bernama Brian. Audrey cerdas namun agak payah dalam percintaan. Sementara Brian yang terinspirasi karena sangat menyukai superhero, malah tidak sengaja melukai temannya. Dia juga mulai merasakan cinta monyet, bersama beberapa temannya mengintip Jeannette yang sedang berkebun. Gadis itu sekolah swasta, berbeda dengan mereka di negeri. Brian punya anjing setia bernama Starbuck. Dari luar, keluarga Platt tampak bahagia, bahkan tetangga terang-terangan memuji Greg yang beruntung memiliki istri seperti Denise. Padahal aslinya Denise menunggu waktu untuk bercerai.

Para penghuni Oak Street
Para penghuni Oak Street (dok. trailer Youtube)

Munculnya Tumbuhan Misterius di Pekarangan Rumah Tetangga

    Denise menjumpai tetangga lansianya, Mrs. Huddleston yang berpengalaman sebagai editor. Beliau membaca karya Denise dan menyemangatinya, bahkan menyuruh dia memberitahu cita-citanya kepada Greg. Setelah asyik berbincang, Mrs. Huddleston meminta Denise melihat sesuatu di kebun belakang rumah. Ada suatu tanaman bunga yang tinggi dengan pertumbuhan sangat pesat hanya dalam waktu 2 hari saja. Denise memotretnya, lalu membantu mencabut tanaman itu. Malamnya ada cahaya putih besar di langit yang menyebabkan Starbuck menggonggong sehingga membuat Brian terbangun. Dia juga memperhatikan cahaya yang menyilaukan masuk hingga ke dalam rumah. Esok paginya Brian membicarakan hal itu namun tak ada satupun anggota keluarga yang menyadarinya karena tertidur pulas.

    Denise pergi ke perpustakaan untuk mencari tahu jenis bunga dari halaman rumah Mrs. Huddleston namun tidak menemukan pencerahan. Sebagai gantinya, dia menanyakan hal itu pada pustakawan di sana, Mrs. Valcourt yang menyatakan bahwa tanaman tersebut sudah punah 200 juta tahun yang lalu. Baru saja sampai di depan rumah, tetangga mereka seorang lelaki berkacamata- Mel, marah-marah dan menuduh Starbuck, Brian atau bahkan Denise sendiri yang meletakkan kotoran besar di pekarangannya. Sebelumnya Mel juga sempat bersitegang dengan mereka mengenai perbuatan si anjing. Namun keluarga Platt malah merasa Mel ngaco.

Keluarga Platt dan anjing mereka, Starbuck film The End of Oak Street 2026
Keluarga Platt dan anjing mereka, Starbuck (dok. trailer Youtube)

Dinosaurus Berkeliaran dan Hutan Prasejarah Muncul Dimana-mana

    Malamnya hujan deras beserta guntur bergemuruh, Greg baru saja memarkirkan mobilnya di teras. Tiba-tiba muncul cahaya putih lagi seperti kemarin, diiringi bunyi memekakkan telinga. Masuk ke dalam rumah, listrik rupanya padam setelah peristiwa tadi. Anehnya hujan juga berhenti. Lalu mereka sekeluarga mendengarkan suara jeritan perempuan yang memecah kesunyian dari jauh. Greg sempat memantau situasi di luar, namun tidak tampak apa-apa. Firasatnya dan Denise tidak enak, jadi mereka sekeluarga tidur bersama di ruangan tengah.

    Esok paginya mereka sarapan dan Denise mengeluh karena air ternyata ikut mati bersama dengan listrik. Starbuck juga telah hilang dari kandangnya. Greg berinisiatif untuk pergi mengecek saluran air yang letaknya berada beberapa meter setelah rumah sekaligus mencari si anjing, bersama Denise yang ingin melihat keadaan Mrs. Huddleston. Greg membawa pemukul kasti untuk berjaga-jaga dan meminta kedua anaknya tetap berada di rumah. Dia dan Denise sempat berpisah jalan setelah menemukan sumber air yang bocor dan terasa sangat panas.

    Denise sangat terkejut mendapati Mrs. Huddleston terluka di bagian lehernya dengan darah yang merembes hingga ke lantai. Ada jejak kaki menyerupai cakar kecil mengarah ke pintu menuju kebun di luar. Denise panik dan menyambar senapan di dekat situ, lalu perlahan keluar dan ternganga mendapati pekarangan rumah tersebut penuh dengan tumbuhan tinggi era prasejarah! Unik-unik semua. Di sisi lain, Greg terkejut mendapati ada dinosaurus lincah berbulu! Dia segera berlari dan bertemu dengan Denise yang masih shock. Bersama-sama mereka dikejar dinosaurus hingga sampai di depan rumah sambil berteriak memohon untuk dibukakan pintu. Kedua anaknya juga telah melihat ada binatang seperti itu di pekarangan rumah mereka dari lantai 2, jadi cukup lama untuk membuka pintu.

Fenomena wormhole di Oak Street
Fenomena wormhole di Oak Street (dok. trailer Youtube)

Fenomena Kosmik yang Berhubungan dengan Lubang Cacing

    Keluarga Platt memutuskan untuk berkendara dan pergi ke kediaman keluarga Denise, namun ternyata banyak jalan sudah tertutup hutan rimbun. Apalagi di penghujung jalan, mereka mendapati pemandangan mengerikan. Jurang besar terbentang di depan mereka dan di bawahnya ada hamparan hutan luas dengan beragam dinosaurus! Mereka tak bisa lari kemanapun.

    Akhirnya mereka duduk bersama di ruang tengah dan berusaha mencerna kejadian apa yang sebenarnya terjadi. Audrey merasa fenomena ini seperti wormhole. Bersama-sama mereka membentengi rumah dengan beberapa peralatan seadanya dan menutupi jendela serta pintu dengan papan-papan kayu. Di saat itu Denise dan Greg sempat adu mulut karena sang suami tercium bau wiski. Denise tidak menyangka di saat seperti ini Greg malah mau mabuk, sementara sang suami membela diri bahwa dia ingin merasa nyaman dalam situasi gila. Denise juga sangat terpukul mendapati rubanah terendam air tinggi. Dia memutuskan untuk membiarkan pintunya ditutupi papan, seiring dengan tulisan-tulisannya yang hancur di bawah sana.

Keluarga Platt berdiskusi di film The End of Oak Street 2026
Keluarga Platt berdiskusi di film The End of Oak Street 2026 (dok. trailer Youtube)

Pecahnya Keluarga Platt dalam Semalam

    Puncak pertengkaran Denise dan Greg akhirnya terjadi pada suatu malam. Mereka semua sempat ketakutan karena ada sesuatu yang menyerempet rumah hingga bergetar keras. Greg menyalakan api dengan koreknya dan dari jendela tampak tubuh besar berbulu melewati mereka. Dari kejauhan mereka melihat Mel berdiri di atas atap rumahnya, sambil berteriak-teriak dan menembaki para dinosaurus terbang. Hewan-hewan itu berhasil menyeretnya hingga akhirnya terbunuh dengan tragis. Denise tak kuasa meluapkan ketakutannya hingga meledaklah tangis yang selama ini ditahan-tahan. Dalam kamar, Denise bertengkar dengan Greg. Mereka rupanya sama-sama tahu rahasia terpendam mengenai pekerjaan yang selama ini dijalani. Teriakan kekesalan dan tuduhan Greg bahwa Denise ingin bercerai, membuat dua anaknya yang berada di luar sangat sedih.

    Brian yang mau tidur malah mendengar suara anjing menggonggong. Ada Starbuck di bawah sana. Dengan nekat Brian yang hanya membawa busur panahnya, turun dari jendela untuk mengejar si anjing yang berlari ketakutan menghindari sesuatu. Audrey melihatnya dan ikut pergi turun mengejar sang adik. Denise kemudian menyadari dua anak mereka hilang dan bersama Greg berkendara membelah kesunyian malam. Mereka sempat terhalangi beberapa dinosaurus jinak yang tidur di tengah jalan dan tak mau minggir. Greg sempat menawarkan ide bodoh untuk membunyikan klakson, namun Denise yang cerdas memutuskan agar mereka melewati rumput saja. Yang tak disangka ada T-Rex di depan mereka!

Remaja Gebetannya Brian Diterima Keluarga Platt dengan Baik

    Maunya menghindar, mobil mereka malah menabrak ke rumah dan menyebabkan kebakaran. Mereka pun berlari keluar dan untunglah akhirnya bertemu dengan kedua anaknya bersama seorang remaja perempuan. Sebelumnya Audrey berhasil menemukan Brian yang terkapar di tanah setelah digebuk kakak temannya yang kena insiden karena ulahnya lalu. Kemudian mereka menolong Jeannette, gadis yang menjadi incaran Brian sebelumnya. Gadis itu hanya tinggal sebatang kara sekarang sehingga Audrey memintanya ikut, bahkan berhenti di sebuah rumah hanya untuk membalut luka-lukanya. Denise juga menyambut Jeannette dengan ramah.

    Greg dan Denise memutuskan untuk melihat keadaan setelah merasa ada dinosaurus di dekat mereka. Menyuruh mereka bertiga kembali masuk ke dalam rumah tadi, lalu pergi bersama yang malah mendapati dua dinosaurus sedang kawin hahaha. Denise melembut dan meminta Greg untuk mau dipotret dengan latar belakang adegan itu, agar menjadi kenangan indah nan absurd ke depannya. Setelah itu mereka melihat ada cahaya bulat berpendar-pendar di sebuah rumah dan merasa lubang itu adalah jalan keluarnya. Mereka berdua saling membujuk agar duluan masuk ke lubang yang akhirnya lenyap dari depan mata. Denise menyatakan bahwa dirinya ingin tetap bersama Greg dan kedua anak mereka. So sweet...

Greg dan Denise menemukan portal di suatu rumah
Greg dan Denise menemukan portal di suatu rumah (dok. trailer Youtube)

 Tragedi Membuat Keluarga Makin Bersatu dan Saling Melindungi

    Bersama-sama mereka semua berusaha untuk pulang ke rumah, namun di tengah jalan ada Allosaurus ganas yang ingin menerkam. Denise hampir saja tewas jika sang suami tidak mengorbankan dirinya sendiri, memukul kepala si hewan dengan tongkat kasti dan malah menyeret kakinya hingga tergigit putus. Mereka segera lari dari sana dan berhasil masuk ke dalam rumah milik sendiri. Denise sempat berteriak gusar karena Audrey masih banyak bertanya soal keselamatan mereka. Kebakaran rumah lain semalam membuat apinya besar dan menjalar, ironisnya dekat dengan posisi mereka sekarang. Denise meminta mereka untuk mengemasi barang-barang.

    Belut air raksasa dan berekor sangat panjang masuk ke dalam rumah. Hewan itu hampir menerkam Denise. Brian melukainya sehingga si belut kembali dan mencoba untuk balas menerkam. Dengan ketakutan, Brian mengunci pintunya yang kena pukulan kepala belut. Denise yang sadar adanya bahaya mengintai sang putra, menusuk bagian tubuh si belut berkali-kali seakan mau menumpahkan kekalutannya. Si belut akhirnya kabur dan mereka yang tersisa pergi mencari portal yang sebelumnya Denise lihat. Kebetulan mereka melihat dari kejauhan ada cahaya bulat berpendar-pendar di atas rumah pustakawan, Mrs. Valcourt.

Greg berusaha menolong Denise dan yang lain
Greg berusaha menolong Denise dan yang lain (dok. trailer Youtube)

 Solusi yang Menjadi Akhir dari Jalan Oak dan Keluarga Platt

    Jalan mereka tidaklah mulus. Sampai di atas sana, banyak burung Tropeognathus mengintai. Jeannette sudah lebih dahulu lompat ke lubang cahaya yang berkelap-kelip hilang timbul di atas pohon. Sementara Denise dan kedua anaknya saling membujuk untuk ikut lompat. Denise meminta Brian lompat, setelahnya baru dia atau Audrey. Namun ketika akhirnya Brian menjatuhkan diri, malah keterusan karena cahayanya sempat hilang. Kaki yang sulit bergerak membuatnya mudah diserang para Tropeognathus. Denise dan Audrey segera berlari ke bawah untuk memapah Brian.

    Belum sampai ke atas, ada segerombolan hewan mirip buaya besar yang mengadang mereka. Denise amat panik dan meminta kedua anaknya segera pergi ke atas. Dia mau mengorbankan diri namun sempat terhenti karena aksi Mrs. Valcourt yang melepaskan tembakan ke arah para hewan ganas. Mereka berhasil sampai di atap sambil menghalau para dinosaurus terbang. Bersama-sama mereka melompat dan berhasil melintasi waktu ke tahun yang sama, sekitar 20 menit sebelum kejadian timbulnya cahaya besar beserta bunyi kuat.

    Hujan masih deras mengguyur dan mereka bahkan sempat terjatuh di kolam sebuah rumah hahaha. Denise memikirkan ide brilian dan menganggap ini adalah kesempatan kedua untuk nasib keluarganya. Apakah ide tersebut? Kira-kira apa yang terjadi setelah para dinosaurus muncul dan mungkin memengaruhi kehidupan keluarga Platt?

Keluarga Platt bersama Jeannette di atap rumah Mrs. Valcourt
Keluarga Platt bersama Jeannette di atap rumah Mrs. Valcourt (dok. imdb)

Premis Film Fresh Dengan Rasa Nostalgia Tontonan Keluarga Jadul

    Premis filmnya segar dan seperti bernostalgia menonton film keluarga jadul seperti Zathura, Jumanji dan Jurassic Park. Jika biasanya film dinosaurus itu tentang adanya lab penelitian dan semua orang terbiasa hidup beriringan dengan mereka, uniknya dalam film ini malah manusia modernnya dihampiri para makhluk hidup prasejarah. Latar tahunnya sudah pas sekali karena jika mengambil tahun sekarang, kemungkinannya teratasi akan lebih cepat dengan teknologi mutakhir. Selain itu mengambil lingkungan perumahan suburban juga cukup bagus karena latarnya jadi terbatas, sehingga ceritanya juga bisa diminimalisir. 

    Akting para pemerannya terlebih Anne Hathaway sangat meyakinkan dan bagus aja sih. Terlebih karakter Anne yang di sini digambarkan menjadi wanita yang bercita-cita, namun rapuh. Tetapi dia realistis dan bisa menjadi kuat jika berhubungan dengan keluarganya. Anne mampu menggambarkan mimik wajah kesal, marah sekaligus ketakutan dengan sangat natural. Chemistry-nya dengan Ewan juga cocok karena karakter Denise yang pintar dan memberikan berbagai solusi yang bisa menyokong keluarga. Ewan bisa menampilkan sosok suami yang walaupun tidak cerdas dan kadang melarikan diri ke alkohol, namun tipikal setia dan penyayang keluarga.

    Akting mereka bersama kedua anak juga cukup sesuai. Walau sayang perkembangan karakter mereka kurang tereksplor, apalagi Brian. Aku merasa Audrey ini rada aneh karena di awal sepertinya dia menginginkan hubungan asmara. Namun malah begitu peduli pada Jeannette, mengalahkan Brian yang sebenarnya naksir gadis itu duluan. Kepeduliannya agak berlebihan membuat Brian bingung bagaimana bisa mendekati gadis itu.

    Adegan Audrey mendengar musik dalam mobil juga terasa lama dan kurang feel-nya. Akan lebih cocok jika Denise yang dibuat merenung dan meratapi naskahnya yang tenggelam. Brian yang memang belum dewasa, mencari anjingnya yang kabur tanpa pikir panjang dan membuat orangtuanya kelimpungan. Manalagi setiap memanah tidak kena sasaran. Namun karakternya sedikit ada peningkatan setelah dia berusaha menyelamatkan sang ibu dari belut raksasa.

Para tokoh dari film The End of Oak Street 2026
Para tokoh dari film The End of Oak Street 2026 (dok. imdb)

 Latar, CGI, Teknik Kamera dan Scoring yang Mumpuni

    Latar tempat dan visual suburban yang ditumbuhi aneka flora prasejarah sudah cukup bagus. Dinosaurusnya juga berbulu, cocok dengan penggambaran para ahli di masa sekarang. Selain itu CGI-nya juga lumayan, tidak jelek dengan jenisnya yang beragam. Begitu pula penggambaran lahan yang terbelah dan menjadi jurang, itu terasa keren sih. Penggambaran belut airnya masih sedikit kasar, tetapi tidak terlalu mengganggu kok. Untuk scoring-nya juga cocok masuk ke dalam berbagai adegan, sama seperti propertinya menggunakan era tahun '80, musiknya juga mengikuti.

    Teknik sinematografinya juga sedikit berbeda, ada tuh ketika keluarga Platt berdiskusi di ruang tengah, kamera menyorot dua-dua orang. Orang yang dekat dengan kamera wajahnya cukup nge-zoom, namun orang di belakangnya juga tetap terlihat fokus, tanpa buram. Beberapa kali seperti itu dalam adegan tersebut. Jarang sekali aku menemukan model sinematik seperti itu.

    Ketegangan dalam film ini cukup terasa intens, walau ada sesekali pergumulan keluarga, tetapi tidak terlalu lama dikasih jeda. Bahkan kadang apa yang dilakukan para tokoh cukup konyol dan mengundang tawa, sehingga film ini bukan tipikal yang membosankan. Adegan kepala keluarga diserang mendekati babak akhir pun membuat kaget, tidak nyangka berasa mimpi. Seru!

Teknik kamera zoom tanpa latar belakangnya buram di film The End of Oak Street 2026
Teknik kamera zoom tanpa latar belakangnya buram (dok. trailer Youtube)

Kekurangan dari Film The End of Oak Street (2026)

    Namun film The End of Oak Street (2026) ini belum menawarkan sesuatu yang benar-benar baru, hanya premisnya saja yang cukup fresh. Namun secara penceritaan, formula yang dipakai mirip dengan film dinosaurus biasa. Lari, sembunyi, lari sembunyi lagi. Para tokohnya kesulitan melawan dan kurang strategi. Solusi mendapatkan lubang waktu juga terasa acak dan hanya mengandalkan keberuntungan saja. Namun memang terasa ini dibuat seperti film keluarga yang menyenangkan dan tidak perlu dibuat banyak mikir.

    Asal-usul kenapa terjadi fenomena aneh tersebut juga tidak diketahui. Bahkan aturan mainnya juga kurang jelas. Apakah Denise dan kedua anaknya yang berada di bawah sana menghilang dan tergantikan oleh diri mereka yang muncul dari waktu lain? Endingnya memang bahagia untuk keluarga Platt dan beberapa tetangganya yang sempat Denise peringatkan, namun secara moral cukup menjadi pertanyaan: kenapa Denise tidak memberitahu pihak berwenang juga agar Oak Street tidak menjadi tragedi dan hampir semuanya bisa selamat?

    Tapi sekali lagi, film ini kemungkinan memiliki POV keluarga Platt. Bagaimana tantangan besar ini dapat menjadi kesempatan kedua untuk kehidupan mereka kelak. Untuk menjadi harmonis dan berkecukupan secara finansial, mereka harus bersatu dan menghadapi masalah yang ada. Bagaimana cita-cita Denise bisa tercapai karena kecerdasannya dan membuat diri berdaya tanpa menunggu persetujuan suami serta anak-anak.

    Buat kamu yang suka genre dinosaurus plus kental dengan drama keluarga, lucu, seru dan tidak bikin banyak mikir, film The End of Oak Street (2026) sangat cocok untuk kamu tonton! Walau rating-nya di bioskop Semua Umur, menurutku lebih baik 13 tahun ke atas saja ya, karena banyak adegan berdarah-darah dengan konflik keluarga yang kental. Ayo segera ke bioskop sebelum keburu turun layar karena film Insidious banyak peminatnya dan kemungkinan nambah studio XD


Info Seputar Film

Judul : The End of Oak Street (2026);

Tgl Rilis : 14 Agustus (USA), 12 Agustus 2026 (Indonesia);

PH : Warner Bros. Pictures, Bad Robot, Jackson Pictures;

Genre/Rate : Thriller, Mystery, Sci-Fi / 13+;

Negara Asal : USA;

Waktu : 99 Menit;

Pemain : Anne Hathaway sebagai Denise Platt, Ewan McGregor sebagai Greg Platt, Maisy Stella sebagai Audrey Platt, Christian Convery sebagai Brian Platt, Jordan Alexa Davis sebagai Jeannette Christiansen, P. J. Byrne sebagai Mel Jacobs, Emily Kuroda sebagai Mrs. Valcourt/ pustakawan, Anne Gee Byrd sebagai Mrs. Huddleston, Hudson Meek sebagai Kaden Tucker, David Alexander Kaplan sebagai Charles Tucker.


Rating versiku : ⭐⭐⭐/5

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER